RADAR JOGJA, KULON PROGO - Yogyakarta International Airport (YIA) kembali terpantau mengalami kenaikan angka penumpang.
Terjadi kenaikan penumpang pada keberangkatan, dibanding kedatangan.
Kenaikan angka ini akan terus terjadi hingga puncak arus balik.
"Puncak arus balik akan terjadi di 15 April 2024," ucap Stakeholder Relation Manager YIA Ike Yutiane, Minggu (14/4).
Ike menjelaskan, puncak arus balik terjadi pada Senin (15/4).
Penumpang akan diprediksi memenuhi YIA melebihi 19 ribu penumpang, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Namun di dominasi penumpang keberangkatan.
Kenaikan jumlah penumpang arus balik yang singgah di YIA, sudah terjadi sejak Sabtu (13/4).
Dengan jumlah penumpang 14.606 penumpang, sedangkan di hari sebelumnya hanya 11.086 penumpang.
Sejak Sabtu kenaikan penumpang arus balik terlihat pada keberangkatan. Dari 14 ribu total penumpang, terdapat sekitar 7 ribu penumpang keberangkatan.
Sedangkan sekitar 6 ribu penumpang kedatangan.
"Pada Sabtu, terdapat 91 pergerakan mengalami kenaikan sebesar 19 pergerakan," ucap Ike.
Kenaikan terus terjadi hingga Minggu (14/4), YIA menghitung terdapat 19.132 penumpang yang akan memadati bandara.
Baca Juga: Harga Tiket Bus di Terminal Giwangan Jogja Melonjak, Diprediksi Puncak Arus Balik H+5 Lebaran
Penumpang akan memadati terminal keberangkatan. Jumlah pelayan keberangkatan sekitar 10 ribu penumpang.
Sedangkan kedatangan sekitar 8 ribu penumpang.
Penumpang akan dilayani dengan 123 pergerakan pesawat yang berada di YIA.
Kenaikan penumpang akan terus terjadi hingga puncak arus mudik pada Senin nanti. Hal ini terjadi karena kebanyak pemudik memilih waktu kepulangannya mendekati hari kerja.
"Untuk saat ini tujuan penumpang didominasi, tujuan Cengkareng, Halim Perdanakusuma, dan Denpasar," ucap Ike.
Ike menjelaskan, sejak pembukaan posko lebaran pada 3-13 April 2024, YIA berhasil melayani 153.943 penumpang.
Pertumbuhan penumpang sebesar 2%. Terdapat 1.114 pergerakan pesawat, untuk melayani penumpang. Selain itu, pelayanan kargo sejumlah 421.726 kg, dengan pertumbuhan sebesar 49%.
Editor : Bahana.