RADAR JOGJA - Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Kulon Progo dan Badan Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Jumlah yang dsalurkan mencapai Rp 2,9 miliar dan menyasar 3.879 penerima.
Ketua Baznas Kulonprogo Alfanuha Yushida menjelaskan, terjadi peningkatan dana ZIS apabila dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya Rp 1,85 miliar.
Kali ini, penerima ZIS meliputi 200 petugas kuning, dan 1.200 tenaga honorer. “Setiap penerima akan mendapat uang tunai sebesar Rp 200 ribu,” ungkapnya kemarin (3/4).
Tak hanya ZIS, Baznas juga menyalurkan bantuan yang telah dan sedang disalurkan ke berbagai penerima. Di antaranya 1.667 rois atau kaum, 332 guru ngaji, bantuan masjid, paket sembako, dan santunan untuk warga binaan Rutan Kelas IIB Wates.
Penyaluran ZIS juga menyasar 100 pengayuh becak di Kabupaten Kulon Progo. Penyaluran tersebut, diselenggarakan tepat di depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo. Zakat yang diterima pengayuh becak berupa beras 5 kilogram dan sejumlah uang tunai. "Senang sekali karena sangat membantu untuk rumah tangga," ucap pengayuh becak, Tusiyo.
Tusiyo (65) warga Giripeni menjelaskan, dirinya mendapat beras 5 kg dan amplop yang berisi uang tunai. Namun, ia belum memastikan berapa isi amplop yang ia dapat. Kendati begitu ia sangat bersyukur dengan pemberian ZIS.
Tusiyo mengaku, setiap tahun dia selalu mendapatkan zakat dari Baznas. Dia berencana menggunakan zakat yang diterimanya untuk kebutuhan pokok. Dan untuk uang tunai dia berencana untuk diberikan kepada anaknya.
Sementara itu, Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan, ZIS yang disalurkan berasal dari organisasi, perusahaan, lembaga, partai, bahkan perorangan. Uang yang terkumpul kemudian dikelola oleh Baznas Kulon Progo. Kemudian disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan. "Semoga bantuan dapat bermanfaat bagi penerima," harapnya. (cr7/eno)
Editor : Satria Pradika