Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sudah Rapuh Topi-Topi Atap Pasar Wates Perlu Segera Diganti, Segini Anggaran yang Disiapkan

Anom Bagaskoro • Rabu, 20 Maret 2024 | 13:45 WIB

 


SIAP: Sudarna saat pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Wates.
SIAP: Sudarna saat pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Wates.

RADAR JOGJA – Empat pasar tradisional di Kulon Progo jadi sasaran perbaikan tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian perbaikan di Pasar Wates.


Kepala Bidang Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kulon Progo Agus Suryanto menjelaskan, rehabilitasi pasr tradisional akan difokuskan pada Pasar Wates, Kasihan, Jombokan, dan Pripih. Keempat pasar tersebut perlu dilakukan perbaikan mendesak karena beberapa fasilitas mengalami kerusakan.

“Sudah selayaknya diganti, untuk mendukung kegitan perdagangan,” ujarnya saat ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, Selasa (19/3).


Disdagin yang merupakan pihak pengelola pasar, menyiapkan anggaran Rp 3,5 miliar. Anggaran tersebut memang dialokasikan guna perbaikan yang tercantum di APBD tahun 2024. Penggunaan anggaran ini ditargetkan sebagai belanja modal gedung dan bangunan.


Agus menjelaskan Pasar Wates menjadi pasar yang rehabilitasinya memakan banyak anggaran. Pasar Wates akan mengalami perbaikan bagian atap utama yang berada di selatan.

Topi-topi atap bagian depan juga akan diganti, karena sudah rapuh dan berpotensi bocor. Selain itu, bagian lantai di area penjualan daging juga akan diperbaiki, karena sudah rusak parah.


Untuk Pasar Kasihan, Jombokan, dan Pripih, perbaikan difokuskan pada drainase pengelolan air limbah pemotongan daging. Drainase ini diperlukan karena berhubungan dengan timbulan bau akibat air bercampur daging.

Selain itu, perbaikan juga untuk menambah fasilitas kamar mandi untuk ketiga pasar ini. "Saat ini tengah pengadaan, apabila sudah ada maka akan segera terealisasi," ucap Agus.


Menurutnya empat pasar yang direhabilitasi tidak akan ditutup, karena proses perbaikan hanya di bagian tertentu. Target selesai perbaikan adalah November 2024, dan serah terimanya di 2025.

 

Sementara itu, Lurah Pasar Wates Sugiman menjelaskan, kerusakaan Pasar Wates disinyalir sejak 2020 menurut pengakuan sebagian penjual.

"Kalau bagian atap saat hujan pasti bocor, ada tiga los kios yang terdampak," ucap Sugiman, saat ditemui Radar Jogja di Pasar Wates, Selasa (19/3).


Sugiman menjelaskan, penggantian atap memang seharusnya dilakukan agar barang jualan milik pedagang tidak basah akibat terkena tetesan hujan. Menurutnya, sebagian atap Pasar Wates akan diganti atap asbes agar lebih awet dan tahan cuaca.


Selain bagian atap, Sugiman menjelaskan bagian lantai di area pedagang daging akan diperbaiki dengan memasang keramik. Hal ini untuk membuat nyaman penjual dan pembeli. Sekaligus menciptakan kesan bersih. Ia juga menjelaskan, bagian topi-topi atap juga akan diganti karena sudah karatan dan rapuh. (cr7/pra)


 

Editor : Heru Pratomo
#Disdagin #Kulon Progo #Pasar Wates #APBD