Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mati Mesin Selama 6 Hari, 2 Nelayan Asal Banten Berhasil Selamat Setelah Berenang, 2 Lainnya Masih Belum Ditemukan

Anom Bagaskoro • Kamis, 14 Maret 2024 | 05:45 WIB
MENEPI: Kapal yang digunakan oleh 4 nelayan asal Banten telah menepi di Pantai Glagah.
MENEPI: Kapal yang digunakan oleh 4 nelayan asal Banten telah menepi di Pantai Glagah.

KULON PROGO - Nasib nahas menimpa 4 nelayan asal Banten. Kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin selama 6 hari.

Mereka terombang-ambing di lautan dan terseret ombak hingga ke selatan Pantai Glagah.

"Kejadian sekitar pukul 20.00 WIB, 2 korban ditemukan selamat, sedangkan yang lain sedang dalam proses pencarian," ucap Kapolsek Temon Kompol Tjatoer Atmoko, saat ditemui di TKP, Rabu (13/3).

Tjatoer menjelaskan, kronologi awal kejadian saat keempat nelayan yang kala itu sudah teromabng-ambing di lautan melihat daratan.

Karena sudah lama tak melihat daratan, keempat nelayan tersebut langsung terjun ke laut. Padahal, kala itu, laut tengah tak bersahabat.

Empat nelayan tersebut berenang menerjang ombak dengan hanya mengandalkan jerigen bensin yang kosong.

Alhasil, hanya 2 orang nelayan yang selamat sampai pesisir Pantai Glagah. Sedangkan 2 lainnya terseret ombak dan masih belum ditemukan.

Dua orang tersebut ditemukan oleh nelayan sekitar di TPI Karangwuni, dengan keadaan sadar.

"Saat ini 2 korban telah diselamatkan, dan dirawat di RSU Rizki Amalia Temon," ucap Kompol Tjatoer.

Menurut Kompol Tjatoer, saat ini pihak SAR, Polsek, TNI AL, dan Relawan tengah berusaha mencari 2 korban lainnya.

Keadaan laut yang tak bersahabat membuat proses pencarian kesulitan.

Saat Radar Jogja di TKP, kapal yang ditunggangi oleh 4 nelayan tersebut telah berhasil menepi. Dan menunggu pasang untuk diamankan oleh pihak berwajib.

Sementara itu, Rasita salah satu nelayan yang berhasip selamat menjelaskan, mereka telah terombang-ambing di tengah laut selama 6 hari.

Mereka berncana mencari ikan di seputaran laut Banten.

Namun, karena mati mesin dan kehabisan bahan bakar, kapal mereka terbawa arus hingga sampai di perairan selatan Kulon Progo.

"Waktu itu kami sangat senang telah menemukan daratan, dan kami langsung berenang," ucap Rasita. (cr7)

 

Editor : Amin Surachmad
#Banten #Mati Mesin #Nelayan #pantai glagah