Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ciptakan Bendungan Super Kuliner, PKL Pasar Bendungan Berbenah Jadi Ikon Baru Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Selasa, 5 Maret 2024 | 03:32 WIB
LARIS: Pj Bupati dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian sedang melakukan pengecekan di Kompleks Pasar Bendungan.
LARIS: Pj Bupati dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian sedang melakukan pengecekan di Kompleks Pasar Bendungan.

KULON PROGO - Pasar Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, dipadati oleh PKL kuliner Senin (4/3).

Kepadatan tersebut terjadi karena ada peresmian Bendungan Super Kuliner (BSK). Peresmian ini mewujudkan komitmen pembentukan wadah kuliner bagi pedagang kaki lima (PKL).

Sebelumnya, di Pasar Pendungan terdapat Paguyuban PKL.

Paguyuban ini menggagas adanya tempat kuliner sejak pertengahan tahun 2023.

Gagasan tersebut diwujudkan dengan lahirnya BSK. 

"Di pertengahan tahun 2023, berawal dari beberapa PKL yang mendirikan stand kuliner di pasar ini," Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima Pasar Bendungan Aris Syarifuddin, usai peresmian BSK. 

Aris menjelaskan, pada awalnya hanya ada pedagang angkringan, bakso, siomai, geblek tempe dan lainnya.

Pedagang-pedagang itu, berjualan hingga malam hari dan cukup banyak pengunjungnya.

Ia dan pedagang lain akhirnya berbenah dan mencoba membuat tempat yang sesuai untuk berjualan kuliner.

Sementara itu, saat peresmian BSK, Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti, sempat melihat-lihat dagangan PKL.

Ia menjelaskan, adanya peresmian BSK dapat menjadi pusat kuliner bagi masyarakat ataupun wisatawan.

Ia pun juga berharap dengan adanya penataan PKL di BSK dapat memancing lebih banyak pengunjung.

"Peresmian ini berupaya untuk menciptakan ikon baru," ucap Ni Made, usai peresmian berlangsung.

Ni Made juga menuturkan, apabila dalam pengelolaan BSK perlu memperhatik segala aspek. Ia menyoroti masalah kebersihan yang harus dijaga.

Kebersihan baik dari segi tempat hingga terjaminnya makanan yang bersih dan higienis.

Peresmian BSK, diharapkan mampu mendorong pasar-pasar lain di Kulon Progo, untuk berinovasi.

BSK menjadu pioner dalam penataan PKL di Kulon Progo, serta dapat memicu kemunculan pusat kuliner lainnya.

Senada dengan Ni Made, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kulon Progo Sudarna menjelaskan, penamaan BSK bertumpu pada kata Super.

Super merupakan singkatan dari Stategi Untuk Peningkatan Ekonomi Rakyat.

"Berawal dari inisiasi PKL, kemudian ditindaklanjuti oleh Disdagin," ucap Sudarna.

Sudarna juga sempat memeberikan apresiasinya kepada inisiasi para pedagang.

Ia berharap setelah adanya BSK mampu meningkatkan dan menggerakkan perkonomian masyarakat. (cr7)

Editor : Amin Surachmad
#Kulon Progo #Kuliner #Pedagang Kaki Lima #bendungan #Super