KULON PROGO - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Bumi Binangun.
Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan bermotor terjadi di depan KUA Panjatan, Jalan Nagung-Brosot, Dukuh 1, Kalurahan Gotakan, Kapanewon Panjatan, Selasa (20/2/2024).
"Sekitar pukul 06.50 WIB, kecelakaan terjadi tepat di depan KUA Panjatan," ucap Kanit Gakkum Polres Kulon Progo Ipda Tanto Kurniawan.
Tragedi yang melibatkan sepeda motor merk Honda Scopy AB 3807 KL dikendarai seorang pelajar NF (19), dengan sepeda motor merk Yamaha Mio AB 5037 YL yang dikendarai Sri Sukamti (51) warga Kapanewon Panjatan.
Awalnya, Sukamti melaju dari arah barat ke timur.
Setelah sampai di TKP dekat KUA Panjatan, ia ingin berbelok ke kanan menuju salah satu gang di samping KUA Panjatan.
Nahasnya dari arah yang sama melaju sepeda motor yang dikendarai NF.
"Tabrakan tak terhindarkan, karena jarak pengereman terlalu dekat," ucap Ipda Tanto.
Atas kejadian itu, Sri Sukamti mengalami patah kaki kanan, lecet tangan kiri, dan patah gigi.
Sedangkan NF mendapatkan luka lecet tangan kiri dan lecet kaki kanan.
Keduanya dibawa ke RSUD Wates untuk melakukan perawatan.
Ipda Tanto menjelaskan, sepeda motor yang dikendarai Sukamti rusak spion kiri, pecah penutup knalpot, dan lecet bagian knalpot.
Sedangkan, motor NF rusak pecah slebor, body depan motor, dan bengkok shock depan.
Sementara itu, kerabat Sukamti Amat Basuki membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Sukamti, akan pergi berjualan sayur keliling menggunakan sepeda motor.
"Sukamti membawa rombong berisi sayuran," ucap kerabat korban Amat Basuki, saat dihubungi melalui sambungan telfon, Selasa (20/2).
Ia menjelaskan, Sukarmi diduga ditabrak dari belakang.
NF menabrak bagian samping kanan rombong, membuatnya oleng kesamping. Kemudian NF juga terjatuh di aspal.
"Bagian rombongnya patah, kemungkinan karena ditabrak," ucap Amat.
Menurutnya akibat kejadian tersebut barang dagangan Sukamtii rusak.
Ia memperkirakan kerugian yang diterima pihak Sukamti sekitar Rp 300 ribu, belum termasuk biaya perbaikan motor.
Sukamti sendiri merupakan pedagang sayur keliling, setiap paginya ia berkeliling menjajakan sayuran.
"Saat ini kedua korban sedang dirawat di RSUD Wates," tuturnya.
Amat menjelaskan, Sukarmi mengalami patah tulang kaki kanan dan saat ini sedang di rawat inap.
Ia menjelaskan bahwa keluarga kedua pihak sudah saling mengkonfirmasi dan memiliki etikad baik.
"Kami usahakan untuk menggunakan Jasa Raharja untuk membiayai perawatan," jelasnya.
Keterangan Foto:
1. Unit Gakkum Polres Kulon Progo menunjukkan TKP kecelakaan. (Dokumentasi Unit Gakkum)
2.