KULON PROGO - TPS 9 Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo, sejak pagi hari sudah dipadati pemilih.
Betempat di sentra kerajinan Murakabi Craft, Padukuhan Sadang, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan.
TPS 9 tergolong unik karena mengusung konsep kerajinan serat alami. Serat alami yang dipajang di TPS merupakan hasil buah tangan Murakabi dan masyarakat Padukuhan Sadang.
"Kami mengusung konsep kerajinan serat alami," ucap Anggota KPPS 6 TPS 9 Tanjungharjo Pargono, saat sebelum pemungutan suara, Rabu (14/2).
Pargono merupakan KPPS 6 yang bertugas sebagai pemandu pemilih dalam memasukkan surat suara ke kotak suara.
Ia mengungkapkan, pemilihan TPS sudah didiskusikan bersama. Alasan terpilihnya TPS ini karena, Pargono dan masyarakat menginginkan adanya rasa nyaman selama proses pencoblosan.
"Di daerah kami bisa dibilang sebagai sentra pengrajin serat alami," ucap Pargono.
Adanya TPS ini juga sebagai wujud identitas masyarakat Sadang yang merupakan pengrajin serat alami.
Masyarakat berharap di momen pemungutan suara, tak hanya tentang pencoblosan, namun juga memperkenalkan kerajinan serat alam di khalayak umum.
"Selama pencoblosan tadi belum ada kendala dari pemilih, dan masyarakat sangat antusias," ucap Pargono.
Pargono mengungkapkan, pemilih di TPS 9, berjumlah 291 pemilih yang berasal dari 3 RT di Padukuhan Sadang.
Pemilih yang melakukan coblosan cukup bervariasi, dari pemilih yang sudah sering mengikuti pemilu, hingga pemilih pemula yang baru saja mendapatkan hak pilihnya.
Salah satunya Listyandari Siti Zainatun, yang merupakan pemilih pemula.
Ia mengaku sangat antusias dengan pemilu. Terutama ia sangat terkesan dengan TPS 9 yang mengangkat konsep kerajinan.
"Dekorasi sangat estetik terutama adanya serat alam yang berbentuk kerajinan dipajang disekitar TPS," ucap Siti.
Ia mengaku selama pencoblosan merasa nyaman, bahkan tidak terlalu mempermasalahkan waktu mengantri.
Menurutnya, suasana TPS yang nyaman akan membuat pemilih bersantai. Terutama bagi dirinya yang merupakan pemilih pemula yang baru saja mendapatkan hak pilihnya.
Sementara itu, Direktur Murakabi Muh Othman Moerbayatma mengungkapkan bahwa tempatnya memang ia relakan untuk TPS.
Alasannya demi mensukseskan pemilu, sekaligus membuat nyaman para pemilih selama pencoblosan.
"Kami mempersiapkan TPS bersama KPPS sejak beberapa hari lalu," ucap Othman.
Othman mengungkapkan persiapan pembuatan TPS tediri dari menghias dekorasi. Dekorasi yang tertempel di tiang dinding berasal dari pelepah pisang.
Sedangkan kerajinan pot bunga, bucket, dan wadah yang menghiasi sekitara tps terbuat dari serat alami.
"Persiapannya tidak sulit karena kami sudah memiliki produk kerajinan yang berasal dari masyarakat, tinggal kami pajang," ucap Othman.
Baca Juga: Selesai Pencoblosan, HB X Pesan ke Tiga Capres: Hargai Pilihan Masyarakat
Othman menjelaskan bahwa TPS 9 menggunakan ruangan gudang furniture, sehingga memerlukan pembersihan terlebih dahulu.
Kemudian mendekorasi bagian partisi dan bagian atas bangunan. Ia juga mempersiapkan bagian khusus untuk penerangan.
Othaman berharap dengan adanya TPS yang seperti ini mampu membuat nyaman pemilih.
Sekaligus mengangkat kerajinan serat alam yang selama ini dibuat oleh masyarakat. (cr7)
Editor : Amin Surachmad