Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aplikasi Sirekap Sering Ngadat, Begini KPU Kulon Progo Siapkan Mekanisme Untuk KPPS Pemilu 2024

Anom Bagaskoro • Selasa, 13 Februari 2024 | 23:18 WIB
UJI COBA : Salah satu KPPS Pengasih menunjukkan proses input Sirekap.
UJI COBA : Salah satu KPPS Pengasih menunjukkan proses input Sirekap.

KULON PROGO - Aplikasi Sirekap yang sudah ada sejak Pilkada tahun 2020, kini kembali digunakan dalam Pemilu 2024.

Sebelumnya aplikasi ini menggantikan Aplikasi Situng.

Adanya aplikasi ini diharapkan mampu mewujudkan transparansi informasi bagi masyarakat.


Namun, sejak H-2 pemungutan suara, muncul banyak cuitan dari Media Sosial X.

Dalam cuitannya banyak orang mengeluhkan kemampuan Sirekap yang justru tidak mempermudah kinerja KPPS. Hal ini juga berlaku di Kulon Progo.


"Sebelumnya kami telah melakukan pengujian aplikasi Sirekap selama beberapa hari dan beberapa sesi," ucap Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kulon Progo Hidayatut Thoyyibah, Selasa (13/2).


Ia mengungkapkan bahwa dalam pengujian serentak di seluruh Indonesia, aplikasi Sirekap mengalami kendala dalam hal pemuatan aplikasi yang harus menunggu cukup lama.

Sehingga kinerja pelaporan hasil rekapitulasi tak secepat yang diinginkan.


"Ketika digunakan bersamaan, aplikasi cukup berat atau loading lama," ucap Hidayatut.


Tak hanya itu, sebelumnya banyak KPPS yang mengeluh tidak bisa masuk akun sirekap.

Usut punya usut, menurut Hidayatut hal ini terjadi karena kesalahan input akun sirekap oleh KPPS. Namun masalah ini sudah teratasi.


"Kemarin yang bermasalah adalah proses input dan aktivasi akun, namun masalah ini sudah teratasi," ucap Hidayatut.


Hidayatut juga menjelaskan bahwa Aplikasi Sirekap memiliki fungsi masing-masing.

Sirekap mobile digunakan untuk input data utama yang berada di Formulir C Hasil KWK, yang berisi hasil perolehan suara.

Nantinya aplikasi ini akan dijalankan oleh KPPS yang berada di TPS.

KPPS akan melakukan scan menggunakan aplikasi kemudian melakukan pengecekan dan perubahan apabila hasil scan di aplikasi tidak sesuai form aslinya.


Sedangkan, bagi Sirekap Web dipergunakan oleh PPK di kecamatan untuk mencocokan data pokok di Sirekap Mobile dengan form asli C Hasil KWK.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian data antara aplikasi dengan form C, maka PPK melakukan perubahan pada data di Sirekap Mobile.


"Bila nanti terdapat ketidakcocokan data yang cukup besar, dimungkinkan untuk pemungutan suara ulang," ucap Hidayatut.


Hudayatut menjelaskan bahwa KPPS telah dibekali pelatihan dalam menjalankan aplikasi Sirekap. Sehingga bisa dipastikan bahwa KPPS tidak bermasalah pada pengoperasian aplikasi.


Selain itu, apabila selama mengunggah KPPS mengalami kendala.

KPU Kulon Progo menyiapkan mekanisme pindai offline dokumen Form C Hasil KWK dalam format PDF.

Sehingga memudahkan KPPS dalam input data untuk pencocokan di kecamatan.


"Kami menyiapkan mekanisme offline yang menggunakan pemindaian dokumen," jelas Hidayatut.


Membenarkan pernyataan Hidayatut, PPK Pengasih Agus Lutfianto menjelaskan bahwa mekanisme offline menjadi solusi apabila KPPS mengalami masalah.

Namun, mekanisme offline akan membutuhkan waktu lama di kecamatan karena memerlukan waktu untuk input data yang berasal dari scan Form C Hasil KWK.


"Sirekap itu wajib, jadi perlu kami maksimalkan di TPS maupun di kecamatan nantinya," ucap Agus.


Agus menjelaskan bahwa sebelumnya KPPS di Kapanewon Pengasih sudah melakukan uji coba selama beberapa kali. Namun, banyak dari KPPS yang mengalami kendala.


"Kendalanya berupa kesulitan submit saat uji coba kemarin, Senin (12/2), contohnya untuk rekap suara presiden dan wakil yang terdiri dari 20 lembar itu membutuhkan waktu 10 jam untuk bisa tersubmit datanya," ucap Agus.


Kendati kesulitan dengan kondisi tersebut, Agus memastikan bahwa setiap TPS di Kapanewon Pengasih telah berhasil melakukan uji coba. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#KPU Kulon Progo #aplikasi #KPPS #Sirekap #pemilu 2024 #Aplikasi Sirekap Sering Ngadat