KULON PROGO - Pesta Demokrasi Pemilu Serentak 2024 tinggal menunggu beberapa jam lagi.
Persiapan beberapa instansi dalam menggelar Pemilu sudah cukup matang.
Termasuk Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara utama pesta rakyat ini.
"H-2 Pemilu, kami mulai pendistribusian logistik untuk penyelenggaraan Pemilu," ucap Ketua KPU Kulon Progo Budi Priyana, saat ditemui awak media usai pelepasan armada distribusi di Gudang KPU Kulon Progo, Senin (12/1/2024).
Budi menjelaskan bahwa H-2 Pemilu, pendistribusian logistik difokuskan pada 6 kapanewon.
Yaitu Kapanewon Samigaluh, Kalibawang, Nanggulan, Kokap, Pengasih, dan Girimulyo.
Alasan didahulukannya 6 kapanewon ini karena faktor geografis kapanewon yang berbukit-bukit.
"Logistik yang hari ini kami kirim berjumlah, 3.060 kotak suara, 2.448 bilik suara, untuk 612 TPS di 33 Desa, yang tersebar di 6 Kapanewon," jelasnya.
Dalam pendistribusian, pihak KPU Kulon Progo menggandeng Pos Indonesia, yang sebelumnya masuk di e-katalog.
Setiap harinya pendistribusian logistik pemilu memaksimalkan 10 armada.
"Pengamanan pendistribusian, kami dibantu dari pihak Polres Kulon Progo yang menerjukan sejumlah anggota, mobil patroli, dan kendaraan roda dua untuk pengawalan," ucap Budi.
Budi menjelaskan bahwa logistik pemilu akan langsung diterima oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang berada di kalurahan.
Bagi yang menerima hari ini, logistik akan menginap di gudang sementara yang telah disiapkan oleh PPS di kalurahan.
"Bagi logistik yang menginap di kalurahan, pengamanannya akan melibatkan unsur Satlinmas, PPS, dan Kepolisian," ucap Budi.
Setelah menginap satu malam di kalurahan setempat, H-1 Pemilu nantinya akan didistribusikan ke TPS tujuan.
Budi menjelaskan bahwa ada beberapa titik TPS di Samigaluh yang medannya tidak bisa dilalui kendaraan roda 4.
Sehingga memaksa menggunakan roda 2 dalam pendistribusian.
"Tapi kami tetap akan memaksimalkan untuk menggunakan kendaraan roda 4 dalam pendistribusian," ucapnya.
Budi menjelaskan bahwa esok hari, Selasa (13/2), pendistribusian logistik akan berlanjut pada 6 kapanewon lainnya.
Dengan tujuan pendistribusian ke 55 desa untuk 690 TPS, sedangkan jumlah logistik yang dikirim adalah 3.450 kotak suara, dan 2.760 bilik suara.
Menurut Budi, logistik yang dikirim di H-1 Pemilu tidak akan menginap di kalurahan, hanya mampir sejenak di untuk pendataan PPS. Selanjutnya hanya dikirim ke TPS tujuan.
"Kami agak khawatir dengan faktor cuaca, namun hari ini cuaca cukup cerah sehingga tidak ada kendala dalam pendistribusian," ucap Budi.
Usai kegiatan pelepasan armada distribusi, logistik pemilu langsung menuju beberapa kalurahan.
Kalurahan Karangsari menjadi salah satu kalurahan yang mempersiapkan kegiatan penerimaan logistik pemilu.
Terpanjau sejak jam 11.30 WIB, armada logistik pemilu sudah berada di depan Balai Kalurahan.
"Kami sudah melakukan penurunan logistik pemilu dari armada ke gudang sementara," ucap PPS Karangsari, Supartono saat ditemui Radar Jogja usai penurunan logistik.
Ia menjelaskan, sebelum menurunkan logistik, pihaknya melakukan pengecekan pada segel di pintu belakang armada.
Hal ini ia lakukan untuk memastikan agar logistik pemilu tidak dibuka selama perjalanan.
Saat pemindahan logistik pihaknya didampingi oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kepolisian, dan Satlinmas.
"Jumlah yang kami terima 155 kotak suara dan 124 bilik suara," ucap Supartono.
Selama menginap di kalurahan logistik pemilu akan di jaga oleh 20 petugas yang terdiri dari unsur PPS, Kepolisian, Koramil, Panwascam, dan Satlinmas.