KULON PROGO - Tanah Longsor kembali terjadi di Bumi Binangun. Tepatnya, di jalan masuk Objek Wisata Pule Payung, Perbatasan Hargotirto-Hargowilis Kabupaten Kulon Progo.
Longsor terjadi sejak Minggu (21/1) sekitar pukul 06.00.
"Hari ini, kami langsung terjunkan alat berat," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Taufik Prihadi, ketika ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, Senin (22/1).
Baca Juga: Duh... PSIM Jogja Tertinggal Dua Gol di Babak Pertama dari PersirajaBPBD Kulon Progo segera mengerahkan alat berat. Alat berat diperlukan untuk mengangkat longsoran yang mayoritas berupa batu.
Diameter batu sekitar satu meter yang menjadi alasan diperlukannya alat berat.
Hari Sabtu pasca longsoran tidak segera dilakukan evakuasi oleh BPBD. Hal ini karena melihat situasi longsoran. Ada kemungkinan longsor susulan.
Baca Juga: 6 Tips ampuh untuk Mengatasi Alis Rontok, Yuk Simak Caranya...Ngatimin, salah seorang warga yang rumahnya berdampingan dengan tebing yang longsor, menceritakan kejadian longsor ketika ditemui Radar Jogja di kediamannya Senin (22/1).
Ia mengungkapkan, longsoran terjadi di samping rumahnya. Tepatnya, di Padukuhan Kalibiru, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap.
Baca Juga: Ibarat Makan Buah Simalakama, Gelombang P3K Menggerus Tenaga Pendidik Sekolah Swasta
Pria paro baya ini mengungkapkan, tidak ada kerusakan akibat longsoran. Hanya material longsoran menutup akses jalan dan berimpitan dengan rumah miliknya.
Pengelola wisata Pule Payung Sukamto menjelaskan, terjadinya longsor sekitar pukul 06.00 WIB. Curah hujan tinggi pada malam hari sebelumnya membuat tebing sekitar 10 meter mengalami longsor.
Baca Juga: Komplotan Klitih Salah Sasaran Diringkus Polisi di Jogja, Bacok Korban yang Hendak ke Warung Makan"Pukul 06.00 WIB longsor terjadi. Cuaca kala itu tidak hujan, tapi malam sebelum longsor memang hujan deras," ucap Sukamto.
Sukamto juga mengutarakan, sebelum longsor sempat ada tanda-tanda. Beberapa tanah sempat berguguran.
Ia juga memastikan ketika longsor belum ada pengunjung yang datang ke objek wisata itu.
Baca Juga: Bukan Hanya Tentang Selera Dan Kenikmatan, Memasak Juga Dapat Membantu Meredakan Rasa Cemas."Sempat ada longsoran kecil, sekitar tiga hari lalu," ucap Sukamto.
Kendati jalan tertutup longsoran, wisata Pule Payung tetap dibuka. Pengelola memindahkan jalur wisatawan dan tempat parkir.
"Tetap buka, namun ketika proses evakuasi berjalan akan kami tutup sementara," ucap Sukamto. (cr7)