KULON PROGO - Warga berkumpul di Lapangan Bola Voli Penggung, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (20/1).
Mereka mengikuti Gladi Lapang Kesiapsiagaan Bencana di DIY. Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian pendampingan desa tanggap bencana.
Selama dua tahun, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dan Yakkum Emergency Unit (YEU) melakukan pendampingan desa tanggap bencana di Kalurahan Purwosari.
Kolaborasi ini dilakukan agar menciptakan masyarakat yang siap melakukan penanganan dini terhadap kejadian bencana.
Kalurahan Purwosari memiliki wilayah yang dikelilingi bukit sehingga rawan longsor.
Selain itu, terdapat ancaman lain seperti angin kencang yang mampu menumbangkan pohon.
Beberapa aspek ini yang membuat Purwosari membutuhkan wawasan mengenai kesiapsiagaan bencana.
Ketua FPRB Kabupaten Kulon Progo Sunardi mengungkapkan, pembangunan desa tangguh bencana sangat diperlukan.
Khususnya, di seputaran wilayah Kalurahan Purwosari yang memiliki kondisi geografisnya berbukit.
"Sudah cukup lama pendampingan dilakukan, dan ini hanya acara puncaknya saja," ucap Sunardi.
Pendampingan masyarakat itu juga melibatkan pihak lain. Di antaranya, BPBD Kabupaten Kulon Progo, Koramil Girimulyo, Polsek Girimulyo, dan Pemerintah Kalurahan Purwosari.
Keberadaan mereka berfungsi untuk mengoptimalkan reaksi tanggap bencana.
Tak hanya pendampingan, kolaborasi antara FPRB dan YEU dalam merencanakan skenario, pembuatan rencana kontijensi, dan gladi kotor.
Adanya kegiatan yang dilakukan jauh-jauh hari ini untuk memastikan setiap aspek dalam menciptakan desa tanggap bencana yang inklusif.
Pendamping Masyarakat YEU Feri mengungkapkan, kegiatan ini tak hanya memberikan materi kepada masyarakat. Namun, juga memberikan gambaran bagi masyarakat melalui simulasi.
Feri memuji masyarakat Purwosari yang sudah mengenal tanggap bencana. Terlebih, masyarakat Purwosari menyambut baik kegiatan ini.
"Dalam penanggulangan bencana perlu peran kolaborasi banyak pihak. Harapannya dengan adanya kegiatan ini, masyarakat mampu melakukan kesiapsiagaan terhadap bencana," imbuh Feri. (cr7)
Editor : Amin Surachmad