KULONPROGO - Sejak pagi hari Kulon Progo dilanda hujan deras dan angin kencang. Baliho di Jalan Temon-Kokap, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, mengalami kerusakan sehingga menimpa kabel listrik, kamis, (18/1).
Baliho bergambar Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati ini memancing kebingungan warga. Ada pihak menganggap baliho ini sebagai alat peraga kampanye (APK).
Bahkan, melaporkannya ke atasan dan panwas. Sehingga perlu ditangani oleh Satpol PP dan Bawaslu. Kenyataannya, baliho ini milik DPRD Kulon Progo.
Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/1), Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati menjelaskan, baliho tersebut merupakan baliho ajakan untuk bela negara. Baliho dikeluarkan Sekertariat DPRD Kulon Progo.
"Itu bukan APK, justru baliho ajakan untuk bela negara," ungkap Akhid.
Tak hanya itu, Akhid meminta maaf atas kejadian itu. Ia juga memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada masyarakat atas informasi yang diberikan.
Di sisi lain, Akhid menyayangkan pihak yang menganggap baliho itu sebagai APK.
Padahal sudah jelas baliho berlogo DPRD dan tidak mengandung muatan kampanye pemilu.
Pihaknya segera menghubungi vendor pemasang baliho, untuk segera melakukan pencopotan. Tak membutuhkan waktu lama, baliho berhasil dicopot.
"Sudah kami proses, dan saat ini baliho sudah dicopot oleh pihak ke-3," ucap Sekertariat DPRD Kabupaten Kulon Progo Sarji. (cr7)
Editor : Amin Surachmad