Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Melihat Wajah Baru Taman Layak Anak di Kawasan Denggung Sleman: Dahulu Gelap dan Mainan Berkarat, Kini Terang Sekaligus Menyenangkan

Iwan Nurwanto • Selasa, 16 Januari 2024 | 19:34 WIB
CERIA: Suasana wajah baru Taman Layak Anak di kawasan Denggung. Dibandingkan dengan dulu, lokasi tersebut kini lebih terang dan menyenangkan bagi anak-anak.
CERIA: Suasana wajah baru Taman Layak Anak di kawasan Denggung. Dibandingkan dengan dulu, lokasi tersebut kini lebih terang dan menyenangkan bagi anak-anak.

KAWASAN Denggung yang merupakan ruang publik sekaligus wajah kota Kabupaten Sleman tengah bersolek. Belum lama ini pun sudah diresmikan revitalisasi Taman Denggung dan Taman Layak Anak. Melihat kebelakang, dulunya kawasan tersebut tergolong kurang terawat.


Iwan Nurwanto, Sleman, Radar Jogja


Suasana asri tampak di kawasan taman layak anak Denggung saat ini. Berbagai wahana permainan sudah diganti dengan yang baru.

Pencahayaannya pun lebih terang karena beberapa pohon besar sudah dihilangkan. Selain itu, lantai yang dulunya tanah telah diganti keramik yang warnanya lebih mencolok.


Dulunya, Taman Layak Anak Denggung tergolong salah satu ruang publik yang tidak terawat. Meski letaknya berada di tengah kota, kesan gelap benar-benar melekat pada kawasan tersebut.


Parahnya lagi, dulu juga banyak wahana permainan yang berkarat dan tidak pernah dirawat. Bisa dikatakan kurang aman bagi anak-anak, lantaran beberapa permainan kondisinya rusak.


Namun kini kesan tersebut sudah hilang, masyarakat pun lebih senang melihat wajah baru taman tersebut.

Salah satunya adalah Anita Nurul Qhotimah. Wanita asal Ngetiran, Sariharjo, Ngaglik, itu menilai taman layak anak sekarang kondisinya lebih rapi dan menarik.


Meskipun pohon-pohon sudah dihilangkan, menurutnya, taman layak anak masih teduh.

Selain itu berbagai macam wahana permainan pun sudah diganti dengan yang baru.


“Kalau menurut saya sudah lebih bagus jika dibandingkan dengan yang dulu. Lebih menarik sekarang,” katanya, Senin (15/1).

Baca Juga: Kamu Seorang yang Ceria ? Kenali Ciri-Ciri Ekstrovert Serta Kelebihan Dan Kekurangannya


Selain Anita, masyarakat lain bernama Puspita juga beranggapan sama. Menurut warga Mlati ini dulunya taman layak Denggung sangat lekat dengan kesan gelap dan kotor.

Bahkan, kurang layak jika disebut sebagai taman bermain anak karena kondisinya yang memprihatinkan.


Namun kini, anggapan itu sudah berubah, taman tersebut sekarang lebih enak dipandang. Berbagai wahana permainannya pun sudah diganti. Sehingga kemudian lebih aman jika dimainkan anak-anak.


“Kalau dulu permainannya banyak yang rusak dan karatan,” terangnya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman Epiphana Kristyani menerangkan, revitalisasi kawasan Denggung menghabiskan anggaran sebesar Rp 4,6 miliar. Meliputi revitalisasi Taman Denggung sekitar Rp 2,8 miliar dan Taman Layak Anak sebesar Rp 1,8 miliar.


Untuk revitalisasi Taman Denggung, di antaranya perbaikan patung KRT Pringgodiningrat yang merupakan bupati Sleman pertama.

Juga, perbaikan air mancur, perbaikan taman, dan perbaikan median jalan serta taman depan Sleman City Hall.


Sementara untuk Taman Layak Anak meliputi pekerjaan perbaikan mainan anak, perbaikan sangkar burung, perbaikan ruang pengelola, serta penambahan taman untuk lansia.


“Revitalisasi Taman Denggung dan Taman Layak Anak ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kabupaten akan penyediaan ruang terbuka hijau,” terang Epiphana beberapa waktu lalu.

Editor : Amin Surachmad
#taman #layak anak #ruang publik