Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jaga Ekosistem Pesisir, Tanam Ribuan Pohon Mangrove di Kadilangu

Hendri Utomo. • Rabu, 1 November 2023 | 16:00 WIB
ZERO CARBON: Gusti Mangkubumi didampingi Penjabat Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti dalam penanaman mangrove di pesisir pantai Kadilangu, Jangkaran, Temon, Kulon Progo, Selasa (31/10).
ZERO CARBON: Gusti Mangkubumi didampingi Penjabat Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti dalam penanaman mangrove di pesisir pantai Kadilangu, Jangkaran, Temon, Kulon Progo, Selasa (31/10).

 

RADAR JOGJA - Balai Besar POM DIJ dan Pemkab Kulon Progo menanam mangrove di Pantai Pasir Kadilangu, Jangkaran, Temon, Selasa (31/10/23). Aksi ini sebagai bentuk kepedulian lingkungan sekaligus menjaga ekosistem mangrove.

"Berdasarkan konsep Triple Bottom Line (TBL) dalam pelaksanaan produksi dan konsumsi, Kami juga ingin berkontribusi kepada masyarakat dengan memainkan peran aktif melindungi lingkungan," ucap Kepala Balai Besar POM Jogjakarta Bagus Heri Purnomo.

Menurutnya, penanaman mangrove bisa berdampak langsung dan tidak langsung terhadap penyediaan bahan baku obat dan makanan di ekosistem pesisir. Mangrove juga terbukti mampu mencegah kerusakan yang akhirnya juga mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. "Penanaman mangrove ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Tema yang kami angkat yakni BPOM Net Zero Carbon,’’ ujarnya.

Dijelaskan, pohon mangrove yang ditanam di Pasir Kadilangu sebanyak 1.000 pohon. Sementara di seluruh Indonesia mencapai 50.700 pohon. Melalui kegiatan ini pihaknya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, asosiasi pelaku usaha, asosiasi profesi bersinergi melalui program penanaman pohon mangrove di 2024 hingga 2025.

Ketua Kwartir Daerah Istimewa Jogjakarta Hadir Gusti Mangkubumi menegaskan Net Zero Carbon BPOM laik diapresiasi. Penanaman mangrove perlu digalakkan, yang berkaitan dengan kesehatan tentu kualitas air seharusnya menjadi lebih baik dengan banyaknya tanaman mangrove. "Namun di sini banyak tambak, keberadaan limbah tambak juga perlu penangan, kualitas air perlu dicek," tegasnya.

Ditambahkan, pohon Mangrove juga perlu ditata dengan sebaik-baiknya, terlebih juga menjadi penunjang sektor pariwisata, kemudian di atasnya adalah lintasan pesawat yang bisa menawarkan pemandangan yang indah dari ketinggian. "Kalau ditata rapi agar pendatang yang lihat dari atas tertarik," imbuhnya.

Penjabat Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti juga menyambut baik kegiatan tersebut, masalah kepedulian lingkungan juga bisa mendatangkan wisatawan. Kadilangu digadang bisa menjadi pionir di pesisir selatan Jogjakarta yang harus sejauh ini sudah berpadu dengan budidaya perikanan. "Mangrove, kehidupan wisata dan perikanan harus sinergi menjadi satu kekuatan potensi daerah dalam mengangkat perekonomian masyarakat," ucapnya. (tom/din)

Editor : Satria Pradika
#triple bottom line #Kampanye BPOM #zero carbon