RADAR JOGJA - Upacara Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Wates Kulon Progo berlangsung lancar kendati sempat dinaungi mendung dan gerimis, Kamis (17/8). Upacara dipimpin langsung Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti sebagai Inspektur Upacara.
Adapun Paskibra Kabupaten Kulon Progo juga mampu menjalankan tugas dengan baik. Mereka terbagi menjadi dua tim yakni pasukan pengibaran dan penurunan bendera merah putih.
Kelompok pengibar bendera masuk dalam kelompok Suroloyo dan paskibraka yang bertugas menurunkan bendera di sore harinya tergabung dalam Kelompok Glagah. Kelompok Suroloyo berjumlah 38, dengan rincian 19 putra dan 19 putri.
Bertindak sebagai Komandan Paskibraka yakni Ipda Indra Dedy Saputra (Anggota Polres Kulon Progo). Komandan Kelompok 17 yakni Febriansyah Ilham Gumelar (Siswa SMA N 2 Wates).
Pembawa Bendera adalah Almira Diah Oktaviana (SMA N 1 Wates), kemudian trio pengibar yakni Fauzan Ozora Himmatana (SMA N 1 Pengasih), Dony Suharno (SMA N 1 Lendah) dan Pantaleon Danendra Adi Wicaksono (SMA N 1 Pengasih).
Adapun Komandan Kelompok 45 yakni Serma Setyo Budi Harianto (Kodim 0731 Kulon Progo), Komandan Peleton Serda Muhammad Irfan Imam Ma’aruf (Satrad TNI AU), Komandan Peleton Brimob (Brigadir Sumarji Setiono) dan Komandan Pelton Polres Kulon Progo (Briptu Rafif Darmawan).
Ni Made dalam sambutannya mengatakan, sesuai tema, masyarakat harus mempersiapkan diri dalam menerima tantangan zaman yang begitu besar untuk mencapai Indonesia yang lebih baik. Persiapkan diri, optimalkan bonus demografi. "Demografi itu angkatan kerja yang memiliki umur efektif (generasi muda) yang baik, tangguh dan berintegritas untuk Indonesia gemilang," ucapnya.
Ditambahkan, kolaborasi dan sinergitas semua pihak juga sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman. Kabupaten Kulon Progo memiliki SDM, SDA, Kreativitas dan Inovasi untuk menggali dan menggarap potensi-potensi yang dimiliki. "Pemerintah dan masyarakat harus saling berkolaborasi menghadapi tantangan dengan mempersiapkan diri secara matang serta harus dilandasi dengan integritas tinggi," imbuhnya. (tom)
Editor : Heru Pratomo