KULON PROGO - Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengecek sirkuit uji praktik pembuatan SIM C di Satpas Polres Kulon Progo, Senin (7/8). Pengecekan dilakukan untuk meninjau kesiapan perubahan sirkuit yang digunakan pemohon SIM C baru.
Itu sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Kapolri memerintahkan sarana harus terpampang dan dioperasionalkan Senin.
Suwondo menegaskan, kehadirannya untuk memastikan sudah berjalan dengan benar. "Selain itu, saya juga mengadakan penekanan agar pelayanan SIM Drive Thru bisa dilakukan di setiap polres di Polda DIY," katanya.
Dalam kesempatan itu, ada Dirlantas Polda DIY kombes Pol Alfian Nurrizal dan Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Nugroho Arianto. Ada pula Kapolres Kulon Progo AKBP Nunuk Setiyowati, dan Kasat Lantas Polres Kulon Progo AKP Johan Rinto Damar Jati.
Selain itu, kedatangan Kapolda DIY juga untuk memastikan agar usulan saat Jumat Curhat tentang ramah disabilitas diterapkan. "Saya memastikan pelayanan itu, ada dan sarana untuk disabilitas ada. Saya pastikan sendiri di Satpas 1450 Polres Kulonprogo sudah ada layanan disabilitas berikut sarana dan prasarana yang lengkap," ucap Suwondo.
Metode ujian praktik membuat SIM C baru dinilai lebih mudah. "Metodenya lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Sementara tidak ada kendala yang berarti. Hanya mungkin, ada penambahan cat saja agar tampak lebih cantik karena Polres Kulonprogo sudah mendapat Gelar WBK dan WBBM," imbuhnya.
Sementara itu, peniadaan lintasan angka 8 dan zig-zag dalam ujian SIM C disambut positif warga yang tengah mengajukan permohonan SIM di Satpas Polres Kulon Progo. Amelia Puspitasari, warga Bendungan, mengaku perubahan lajur tes SIM C lebih realistis dan tetap edukatif.
Dia pernah melaksanakan ujian SIM C dengan lintasan zig-zag dan angka delapan. Itu lebih sulit dibanding ujian yang sekarang.
"Alhamdulillah lebih mudah dan lancar serta peraturanya juga lebih mudah dari sebelumnya. Hari ini, ujian praktiknya beda. Lebih mudah dan diberikan instruksi, juga pelatihan diawal sebelum uji praktik," ungkapnya. (cr3)
Editor : Amin Surachmad