"Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini pembekalan peserta difasilitasi mess di pemusatan latihan. Tujuannya agar waktunya lebih efektif dan terbangun keakraban di antara peserta," ucap Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito Jumat (9/6).
Dijelaskan, pemilihan Dimas Diajeng rutin digelar setiap dua tahun sekali. Namun mulai tahun ini format dibuat sedikit berbeda, salah satunya diberikan penguatan-penguatan sisi budaya terutama nilai-nilai kejuangan.
"Basic pariwisata juga diperkuat. Intinya tidak hanya menunggu kegiatan atau perintah dari Dinas Pariwisata, Dimas Diajeng harus punya inisiatif, inovasi dan kreativitas. Ini menjadi program besar yang kami kolaborasikan bersama untuk mendorong pariwisata Kulonprogo," jelasnya.
Ditambahkan, pemusatan latihan di mess juga fokus untuk mengulik soal inovasi. Peserta menginap untuk pemusatan latihan dalam waktu yang lebih efektif, dengan tinggal di mess keakraban peserta juga akan lebih terbangun dibanding pembekalan siang terus pulang.
Ketua Angkatan Paguyuban Dimas Diajeng Kabupaten Kulonprogo 2020-2023 Agri Aryoko mengungkapkan, dari seluruh peserta yang mendaftar, setelah dilakukan seleksi berkas, tes tertulis, tes wawancara terpilih 24 finalis atau 12 pasang.
Dimas Diajeng merupakan calon-calon pemuda pemudi terbaik yang memang memiliki minat di bidang pariwisata. Ini karena mereka akan menjadi duta pariwisata, membantu promosi pariwisata. "Jadi seleksi memang cukup ketat, mulai pemberkasan, tes tulis hingga wawancara," ungkapnya.
Salah seorang peserta Dimas Gavi asal Kapanewon Galur mengaku senang bisa mengikuti pemilihan Dimas Diajeng Kabupaten Kulonprogo 2023. "Saya mengajak dari lingkup terkecil keluarga untuk meningkatkan kualitas rekreasi. Minimal ikut mengeksplorasi lebih jauh tentang keindahan Kabupaten Kulonprogo," ucapnya.
Peserta lain Diajeng Widya asal Kapanewon Pengasih mengatakan hal senada. Ia termotivasi mengikuti ajang ini untuk mengajak anak muda dapat menggunakan teknologi digital, menyebarluaskan dan memajukan pariwisata Kulonprogo. "Kulonprogo harus lebih dikenal secara luas pariwisatanya," tambahnya. (tom/laz/sat) Editor : Editor Content