Kepala SMKN 2 Pengasih Sumarno mengatakan, sekolahnya mendapat tractor head truck buatan produsen otomotif asal Jepang, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI). Harganya mencapai Rp 750 juta dan dikhususkan sebagai media pembelajaran siswa.
"Tractor head truck sendiri merupakan jenis truk yang hanya berbentuk kepala saja. Biasanya jenis ini bisa mengangkut beban berat seperti kontainer. Ini menjadi kesempatan sekolah untuk lebih berdaya melahirkan lulusan yang berkompeten dan mampu memenuhi tuntutan dunia kerja," ucapnya, Jumat (6/1).
Dijelaskan, siswa menjadi lebih paham dengan mengetahui kondisi riil alat berat yang digunakan dalam industri besar. Sejauh ini, siswa hanya mendapatkan materi kendaraan ringan seperti motor dan mobil, siswa masih bingung jika harus terjun ke industri mesin berat berskala besar.
"Semoga anak-anak memiliki kemampuan lebih dalam dunia kerja, kami memang perlu menyelaraskan pembelajaran sekolah dengan kebutuhan dunia kerja," katanya.
President Director HMSI Masato Uchida mengungkapkan, pemberian unit truk ini bertujuan untuk memudahkan proses pembelajaran siswa. Sebab, rata-rata SMK di Indonesia hanya mempelajari kendaraan ringan, rata-rata kendaraan passenger.
"Nah ini kami kasih komersial car supaya tahu komponen truk dan bus itu seperti apa," ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya juga akan membuat kurikulum baru khusus membahas soal mesin berat di SMKN 2 Pengasih. Diharapkan siswa menjadi lebih kompeten dan mumpuni dan mampu bergabung ke perusahaan.
"Lewat kurikulum ini kami berharap SMK N 2 Pengasih bisa mengembangkan kompetensinya kendaraan berat," katanya. (*/tom/dwi) Editor : Editor News