Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

SMKN 2 Pengasih Pilot Project Pembelajaran Industri Mesin Berat

Editor News • Sabtu, 7 Januari 2023 | 02:00 WIB
HEBAT: President Director HMSI Masato Uchida secara simbolis menyerahkan unit Tractor Head Truck sebagai media pembelajaran siswa kepada Kepala SMK N 2 Pengasih Sumarno, di Kompleks sekolah setempat, Jumat (6/1). (HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)
HEBAT: President Director HMSI Masato Uchida secara simbolis menyerahkan unit Tractor Head Truck sebagai media pembelajaran siswa kepada Kepala SMK N 2 Pengasih Sumarno, di Kompleks sekolah setempat, Jumat (6/1). (HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - SMKN 2 Pengasih Kulonprogo menjadi pilot project pengembangan kurikulum baru yang secara khusus mempelajari industri mesin berat. Dalam kurikulum tersebut, siswa bakal diajarkan tentang pengoperasian hingga perbaikan mesin kendaraan berat lewat media tractor head truck.

Kepala SMKN 2 Pengasih Sumarno mengatakan, sekolahnya mendapat tractor head truck buatan produsen otomotif asal Jepang, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI). Harganya mencapai Rp 750 juta dan dikhususkan sebagai media pembelajaran siswa.

"Tractor head truck sendiri merupakan jenis truk yang hanya berbentuk kepala saja. Biasanya jenis ini bisa mengangkut beban berat seperti kontainer. Ini menjadi kesempatan sekolah untuk lebih berdaya melahirkan lulusan yang berkompeten dan mampu memenuhi tuntutan dunia kerja," ucapnya, Jumat (6/1).

Dijelaskan, siswa menjadi lebih paham dengan mengetahui kondisi riil alat berat yang digunakan dalam industri besar. Sejauh ini, siswa hanya mendapatkan materi kendaraan ringan seperti motor dan mobil, siswa masih bingung jika harus terjun ke industri mesin berat berskala besar.

"Semoga anak-anak memiliki kemampuan lebih dalam dunia kerja, kami memang perlu menyelaraskan pembelajaran sekolah dengan kebutuhan dunia kerja," katanya.

President Director HMSI Masato Uchida mengungkapkan, pemberian unit truk ini bertujuan untuk memudahkan proses pembelajaran siswa. Sebab, rata-rata SMK di Indonesia hanya mempelajari kendaraan ringan, rata-rata kendaraan passenger.

"Nah ini kami kasih komersial car supaya tahu komponen truk dan bus itu seperti apa," ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya juga akan membuat kurikulum baru khusus membahas soal mesin berat di SMKN 2 Pengasih. Diharapkan siswa menjadi lebih kompeten dan mumpuni dan mampu bergabung ke perusahaan.

"Lewat kurikulum ini kami berharap SMK N 2 Pengasih bisa mengembangkan kompetensinya kendaraan berat," katanya. (*/tom/dwi) Editor : Editor News
#PT HMSI #Hino Motor Sales Indonesia #SMKN 2 Pengasih #industri mesin berat