Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kebudayaan) Kulonprogo Niken Probo Laras mengatakan, kegiatan kali ini mengangkat tema Gelar Potensi Kesenian Unggulan Kalurahan. Gelar potensi kesenian, kuliner dan kerajinan ini menjadi parameter kriteria Kalurahan Budaya Kategori Berkembang menjadi Kalurahan Budaya. "Tujuan utama kegiatan ini untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah di wilayah rintisan kalurahan budaya kategori berkembang sekaligus meningkatkan fungsi kebudayaan sebagai penangkal budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia," ucapnya, kemarin (13/11).
Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat dan SDM Setda Kulonprogo Bambang Sutrisno mengungkapkan budaya merupakan poin keistimewaan Jogjakarta. Artinya budaya harus dilestarikan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kekayaan budaya harus dipertahankan keberadaannya, budaya juga bisa digunakan sebagai sarana syiar yang baik. Media yang pas untuk 'wewarah atau weweruh' dengan dikemas baik dalam suatu cerita atau lirik lagu. "Budaya yang dipertahankan atau dikembangkan mampu menjadi koco benggolo (kaca) bagi perilaku kehidupan manusia sehari-hari," ungkapnya.
Diharapkan, kegiatan serupa mampu memberikan kemanfaatan yang lebih besar bagi pelestarian dan pengembangan budaya yang ada selama ini. Serta mampu memberikan ruang kreatifitas, inovasi dan berkembangnya seniman dan pencinta budaya di Kabupaten Kulonprogo. "Kegiatan ini juga bisa menjadi potensi wisata di masing-masing kalurahan budaya nantinya. Menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan sekaligus hiburan yang merakyat, bermanfaat bagi warga setempat," harapnya. (tom/din) Editor : Editor Content