"Selama pandemi Covid-19, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah hanya 6 jam per hari, guna mengejar ketertinggalan sekolah boleh 8 jam, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing," ucap Kepala Disdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo, Selasa (24/5).
Dijelaskan, data penurunan 25-30 persen rata-rata penurunan penguasan materi itu didapat dari hasil evaluasi Disdikpora Kulonprogo selama masa pandemi. Hampir semua sekolah melakukan pembelajaran daring. Sementara tidak semua siswa bisa mengakses internet dengan baik.
"Sekarang pembelajaran tatap muka sudah diberlakukan 100 persen. Guru diminta selektif menyampaikan materi dengan cara lebih inovatif agar siswa cepat mengejar ketertinggalan, mudah memahami materi pelajaran," jelasnya.
Kepala SDN 1 Karangsari, Ristinah mengungkapkan, PTM sudah 100 persen, namun pihaknya belum melakukan penambahan jam mata pelajaran, pihaknya masih menggunakan 6 jam pembelajaran. "Mungkin akan dilakukan penambahan, namun kini kami masih fokus asesmen standar pendidikan daerah (ASPD) siswa Kelas IX," ungkapnya. (tom/bah) Editor : Editor Content