Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waspada di Jalan Menanjak Bibis

Editor Content • Kamis, 28 April 2022 | 14:15 WIB
HATI-HATI : Jalur jalan menuju objek wisata Kebun Teh Nglinggo, Kapanewon Samigaluh, Kulonprogo, kemarin.(HENDRI UTOMO / RADAR JOGJA)
HATI-HATI : Jalur jalan menuju objek wisata Kebun Teh Nglinggo, Kapanewon Samigaluh, Kulonprogo, kemarin.(HENDRI UTOMO / RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan Kabupaten Kulonprogo tidak hanya memetakan titik rawan kecelakaan di jalur mudik, tetapi juga titik rawan di jalur wisata. Salah satunya akses jalan di sisi utara atau kawasan perbukitan menoreh.

"Pemetaan yang kami lakukan diharapkan bisa jadi acuan bagi pemudik ketika ingin berliburan di Kulonprogo untuk lebih berhati-hati," ucap Kepala Dishub Kulonprogo, Lucius Bowo Pristiyanto, kemarin (27/4).

Dijelaskan, beberapa jalur wisata di Kulonprogo yang perlu diperhatikan bagi para pengunjung yakni jalur wisata di sisi utara, kawasan perbukitan Menoreh. Diantaranya tanjakan Bibis di Jalan Kaligesing-Girimulyo. Jalur ini juga salah satu jalur alternatif dari Jogjakarta - Purworejo via perbukitan Menoreh.

Ke timur langsung tembus Godean lanjut Kota Jogja. Jalur ini juga menjadi jalur utama menuju sejumlah objek wisata Gua Kiskendo, Taman Air Sungai Mudal dan Kedung Pedut.
”Tanjakan Bibis memiliki medan tanjakan yang cukup tinggi dan panjang, serta ada tikungan yang cukup tajam yang menuntut wisatawan untuk ekstra waspada,” jelasnya.

Menurutnya pemandangan di tanjakan Bibis cukup menarik. Namunm banyak insiden pengguna jalan dari luar daerah yang belum hafal medan. ”Mobil baru pun harus menggunakan persneling satu jika naik tanjakan ini," ujarnya.
Ditambahkan, titik rawan selanjutnya yakni jalan menuju objek wisata Kebun Teh Nglinggo. Serta beberapa titik destinasi wisata di sekitar Kapanewon Samigaluh. Jalur jalan di wilayah ini memiliki tingkat kemiringan cukup ekstrem serta belokan tajam. Bagi pengendara yang baru kali pertama melintasi jalan ini harus ekstra hati-hati. "Kondisi jalan sebetulnya relatif bagus, namun banyak tanjakan terjal dan belokan tajam yang bikin kaget bagi yang belum pernah kesini," ucapnya.

Masih di perbukitan menoreh, jalan yang masuk kategori rawan yakni sepanjang jalan Bedah Menoreh khususnya di ruas Kapanewon Kokap. Di wilayah ini juga diwarnai tikungan tajam dan tanjakan ekstrem. Jalur tersebut merupakan akses penghubung ke sejumlah destinasi wisata seperti Waduk Sermo, Gunung Gajah, Kalibiru, Pule Payung dan sekitarnya.
"Jika ingin berwisata ke perbukitan Menoreh jangan lupa memastikan kondisi kendaraan dalam kondisi baik, khususnya rem," katanya.

Heru Wicaksono, 36, warga Purworejo mengungkapkan, ia sering melewati tanjakan Bibis ketika hendak ke kota Jogjakarta. Ia memilih jalur tersebut karena bisa memotong kompas, "Kalau lewat sini jarak tempuhnya hanya sekitar 45 kilometer, selisih sekitar 15 kilometer jika lewat jalur nasional selatan (60 kilometer). Tetapi ya itu, harus hati-hati, khususnya jika menggunakan kendaraan matic," ungkapnya. (tom/bah) Editor : Editor Content
#Kulonprogo