Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penyebab Kematian Wanita di Wisma Sermo Karena Dipukul Benda Tumpul

Editor News • Kamis, 25 Maret 2021 | 02:28 WIB
PROSESI:Penyerahan jenazah DSD di kediaman keluarga korban (HUMAS POLRES KULONPROGO FOR RADAR JOGJA)
PROSESI:Penyerahan jenazah DSD di kediaman keluarga korban (HUMAS POLRES KULONPROGO FOR RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA- Polisi kembali menemukan fakta baru penemuan mayat Dessy Sri Diantary berinisial DSD yang tergeletak di Wisma Sermo pada Selasa (23/3) lalu. Dari hasil pemeriksaan sementara korban diduga tewas karena pukulan benda tumpul.

Kasubag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jeffry menjelaskan, hasil pemeriksaan ahli forensik,menyatakan korban tewas karena pukulan benda tumpul dibagian belakang kepala korban.

Hal tersebut diperkuat dengan tanda kekerasan pada sisi belakang tengah kepala korban yang mengakibatkan pendarahan bilik otak dan memar batang otak. Sehingga menyebabkan penekanan pusat pernapasan dan membuat DSD mati lemas.

Tanda-tanda lain pemeriksaan luar pada tubuh korban, lanjut Jeffry, petugas juga menemukan luka memar pada bagian perut sisi kanan, bintik pendarahan lasa kulit wajah, kebiruan pada jaringan bawah kuku tangan dan kaki serta selaput lendir dan mulut, dan pelebaran pembuluh darah pada selaput biji mata.

"Adanya tanda kekerasan benda tumpul pada kepala sisi belakang bagian tengah yang mengakibatkan pendarahan bilik otak dan memar batang otak sehingga menyebabkan penekanan pusat pernapasan dan mati lemas (asfiksia)," katanya saat dikonfrimasi ,Rabu (24/3).

Jeffry menambahkan,  setelah dilakukan autopsi dan pemeriksaan oleh petugas, polisi menyerahkan jenazah DSD kepada pihak keluarga yang beralamat di Gadingan Rt.7/Rw.8, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo. Oleh keluarga kemudian jenazah korban langsung dimakamkan.

Keterangan  dari keluarga korban DSD meninggalkan rumah sejak Selasa (23/3) sekitar pukul 06.30 dengan alasan ingin melamar kerja di Punukan Wates.

"Korban pergi menggunakan sepeda motor dan membawa tas,"tambahnya. (inu/sky) Editor : Editor News
#wisma sermo #penemuan mayat