Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Debu Land Clearing NYIA Dikeluhkan Warga

Administrator • Rabu, 16 Agustus 2017 | 21:40 WIB
(HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)
(HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)
KULONPROGO - Land clearing lahan calon New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Glagah, Temon, dikeluhkan warga. Pekerjaan yang dilakukan PT Pembangunan Perumahan (PP) ini memicu debu yang menggangu.

Pantauan Radar Jogja, sejumlah alat berat telihat kesulitan melakukan land clearing tanpa mengeluarkan debu. "Ini musim kemarau. Angin berembus kencang membawa debu. Mabul-mabul ke mana-mana debunya, harus pakai masker kalau lewat sini," ujar salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, kemarin (15/8)

Sementara itu, menunggu hunian di lokasi relokasi selesai dibangun, sejumlah warga terdampak masih ada yang bertahan di lokasi land clearing. Praktis, mereka juga harus menanggung dampak kesehatan dari debu yang dipicu pembersihan lahan oleh PT PP.

"Warga yang ambil opsi relokasi memang masih ada yang bertahan karena menunggu hunian di relokasi bisa ditempati. Kami juga sudah berinisiatif mengajukan perpanjangan, namun hasilnya belum tahu. Kami upayakan, kasihan warga kalau harus dipaksa, mau tinggal di mana?" kata Assek II Setda Kulonprogo Triyono.

Pimpro Pembangunan NYIA Sujiastono mengatakan PT PP sudah mulai melakukan pembersihan lahan. Lalu akan disusul pematangan lahan sebelum konstruksi lain. Pembersihan lahan ditarget selesai tiga bulan.

"Kami optimistis bulan ini relokasi selesai. Semoga semua sudah pidah sehingga tidak terganggu. Pekerjaan konstruksi fisik juga bisa lancar. Pada prinsipya, areal pekerjaan pembangunan fisik ini banyak, runway itu juga jauh dari pemukiman," kata Sujiastono.

PT PP selaku pelaksana proyek land clearing lahan calon NYIA sulit dihubungi. Humas PT PP M Girsang belum bisa dikonfirmasi. (tom/iwa/ong) Editor : Administrator
#Bandara #bandaara NYIA #Kulonprogo