Lembut, Manis, dan Wangi Daun Pisang, Lappet Jadi Jajanan Khas Batak yang Menggoda

Frencia Keliat • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 11:53 WIB
Lappet khas Batak dibungkus daun pisang dengan isian gula merah, menjadi salah satu kue tradisional yang lekat dengan kuliner masyarakat Sumatera Utara.

Sumber foto: https://vt.tiktok.com/ZSbh7r2M1/
Lappet khas Batak dibungkus daun pisang dengan isian gula merah, menjadi salah satu kue tradisional yang lekat dengan kuliner masyarakat Sumatera Utara. Sumber foto: https://vt.tiktok.com/ZSbh7r2M1/ 

 
MEDAN – Lappet menjadi salah satu kue tradisional yang lekat dengan kuliner masyarakat Batak di Sumatera Utara. Kue ini memiliki rasa manis dan gurih dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur masyarakat.

Lappet atau lampet ombus umumnya dibuat dari tepung beras dan kelapa parut, kemudian diberi isian gula merah. Adonan tersebut dibungkus menggunakan daun pisang sebelum dikukus hingga matang.

Salah satu ciri khas lappet terdapat pada bentuk dan aroma daun pisang yang membungkusnya. Ketika dibuka, aroma khas kue bercampur dengan wangi daun pisang membuat makanan tradisional ini semakin menggugah selera.

Rasa manis dari gula merah berpadu dengan gurihnya kelapa dan tekstur lembut dari adonan. Kesederhanaan bahan justru menjadi salah satu daya tarik lappet sebagai jajanan tradisional.

Bagi masyarakat Batak, lappet tidak hanya dikenal sebagai makanan sehari-hari. Kue ini juga kerap hadir dalam berbagai kegiatan adat dan perayaan sebagai bagian dari hidangan yang disajikan kepada keluarga maupun tamu.

Baca Juga: Unik! Ilmuwan Mengidentifikasi Spesies Penguin Baru untuk Pertama Kalinya dalam 100 Tahun!

Keberadaan lappet menunjukkan bagaimana makanan tradisional dapat menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Proses membuat dan menyajikannya juga dapat menjadi ruang untuk berkumpul dan menjaga kebersamaan.

Di tengah banyaknya makanan modern, lappet masih memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat yang ingin menikmati cita rasa khas dari daerah asalnya. Kue ini juga menjadi salah satu cara sederhana untuk mengenalkan kuliner Batak kepada generasi muda.

Dengan bahan yang sederhana, rasa yang khas, dan keterikatan dengan tradisi, lappet bukan sekadar jajanan. Kue ini menjadi bagian dari kekayaan kuliner Batak yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.(Frencia Keliat)

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
batak Lappet lampet ombus sumatera utara kue tradisional