RADAR JOGJA - Soto merupakan salah satu kuliner yang digemari oleh berbagai kalangan.
Perpaduan kuah hangat yang kaya rempah dengan aneka isian segar, selalu sukses membuat siapa saja rela mengantre demi semangkuk kelezatan ini.
Bagi anda yang sedang berada di Yogyakarta, berikut adalah beberapa rekomendasi warung soto legendaris dan unik yang wajib masuk daftar kulineran anda.
1. Soto Bathok Kangen Ndeso
Soto Bathok Kangen Ndeso yang terletak di daerah Karanggayam, Caturtunggal, Depok, Sleman ini menawarkan daya tarik tersendiri bagi para pencinta soto.
Begitu tiba, anda akan disambut oleh suasana pedesaan asri yang sudah mulai jarang ditemukan di area perkotaan.
Sesuai namanya, keunikan utama warung ini terletak pada penyajian sotonya yang menggunakan batok kelapa.
Bukan sekadar unik, penggunaan batok ini juga memperkuat identitas tradisional yang diusung.
Kuah sotonya memiliki cita rasa gurih yang khas dan nikmat.
Menikmati semangkuk soto hangat di tengah konsep warung sederhana dengan pemandangan hamparan sawah hijau tentu memberikan pengalaman kuliner yang berkesan.
2. Soto dan Sate Bu Sum
Di tengah padatnya kawasan Kota Jogja, ada satu warung soto tersembunyi yang sayang untuk dilewatkan.
Berlokasi di dalam lorong Pasar Beringharjo, Soto dan Sate Bu Sum menjadi titik temu favorit para wisatawan yang ingin sarapan atau bersantap siang.
Warung yang sudah beroperasi sejak lama ini terkenal dengan karakteristik kuahnya yang bening, dipadukan dengan potongan daging yang empuk.
Kualitas rasa yang konsisten terjaga berkat proses memasak tradisional yang membutuhkan waktu lama agar kematangannya pas.
Baca Juga: Warga Garongan Kulon Progo Lega Usai Lurahnya Ditetapkan Menjadi Tersangka Kasus Pungli
Lokasinya yang strategis di pusat wisata Malioboro membuat warung ini selalu ramai.
Selain soto, jangan lewatkan juga sate kere yang menjadi menu pendamping favorit para pelanggan di sini.
3. Soto Sampah
Rekomendasi selanjutnya adalah Soto Sampah yang sudah berdiri sejak tahun 1970 di Jalan Kranggan.
Jangan terkecoh oleh namanya yang unik.
Penamaan sampah ini berasal dari penggunaan gajih melimpah dan ulekan bumbu yang membuat tampilan di dalam piring terlihat acak-acakan.
Meski tampilannya terkesan berantakan, cita rasanya boleh diadu dengan soto-soto lainnya.
Saat suapan pertama mendarat di lidah, perpaduan kuah kaldu yang gurih, kenyalnya gajih, dan segarnya tauge langsung berbaur sempurna.
Rasa autentik inilah yang membuat warung legendaris ini tidak pernah sepi oleh pengunjung yang penasaran.
4. Soto Pak Slamet
Beralih ke arah barat Sleman, terdapat salah satu destinasi kuliner soto yang sangat legendaris di Jogja.
Berlokasi di daerah Gamping dan berada dekat dengan jalur rel kereta api, Soto Pak Slamet hampir tidak pernah sepi pembeli sejak mulai beroperasi pada tahun 1982.
Daya tarik utama dari warung ini adalah konsistensi rasanya yang tak pernah berubah.
Kuah kaldunya yang bening kekuningan memiliki rasa gurih yang pas dan bumbu yang meresap.
Menu andalan di sini adalah soto ayam kampung yang disajikan bersama nasi, serta ditemani berbagai pilihan lauk pelengkap seperti tempe goreng garing dan sate ayam.
Baca Juga: Pemain Bertahan Berlabel Timnas Indonesia, Rio Fahmi Dirumorkan Gabung PSS Sleman
5. Soto Naklanang (Soto Sawah)
Jika anda ingin menikmati soto dengan bonus pemandangan yang memanjakan mata, Soto Naklanang yang akrab disebut Soto Sawah di daerah Piyungan ini adalah jawabannya.
Warung ini menawarkan konsep estetis dengan menyuguhkan panorama hamparan sawah hijau yang luas.
Tempat ini sangat cocok bagi anda yang ingin rehat sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Tidak hanya menang di pemandangan, rasa soto yang disajikan pun sangat menggugah selera.
Kuah kaldunya gurih dengan isian yang melimpah.
Baca Juga: Sahroni Sarankan KPK Ajukan Tambahan Anggaran Rp 5 Triliun ke Presiden
Suasana tempat yang sejuk dan asri sering kali membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama mengobrol santai seusai makan.
Menjelajahi kuliner Jogja memang tidak pernah ada habisnya, dan kelima warung soto di atas adalah bukti nyata kekayaan rasa yang tetap terjaga lintas generasi.
Jadi, pastikan anda mampir ke salah satu warung legendaris ini saat berkunjung ke Yogyakarta.
Editor : Meitika Candra Lantiva