Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

5 Rekomendasi Jenang Legendaris di Jogja, Kuliner Tradisional yang Manis dan Gurih

Esty Destina Rahmadhani • Jumat, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB
Aneka kuliner jenang di Yogyakarta. (Kolase Berbagai Sumber)
Aneka kuliner jenang di Yogyakarta. (Kolase Berbagai Sumber)

 
 
RADAR JOGJA - Jenang merupakan salah satu kuliner tradisional populer di Yogyakarta yang menawarkan kekayaan rasa dan tekstur.

Hidangan berbahan dasar tepung atau beras ini telah dilestarikan secara turun-temurun hingga saat ini.

Saat berkunjung ke Jogja, anda bisa menemukan berbagai jenis jenang, mulai dari jenang gempol, jenang candil, monte (mutiara), jenang ketan, hingga bubur sumsum.

Jika anda sedang berada di Jogja dan ingin mencicipi kelezatan hidangan legendaris ini, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat makan jenang yang wajib dicoba.

Baca Juga: Disdikpora Kota Jogja Ungkap SD Negeri Masih Hadapi Tantangan Kekurangan Murid


1. Jenang Gempol Bu Yah

Jenang Gempol Bu Yah menawarkan kelezatan jenang khas dengan cita rasa tradisional yang kental.

Letaknya yang berada di dalam Pasar Pujokusuman, Kemantren Mergangsang, Kota Jogja membuat tempat ini sangat strategis dan mudah dikunjungi oleh para wisatawan yang penasaran dengan rasa uniknya.


Daya tarik utama dari Jenang Bu Yah adalah sistem penyajiannya yang masih mempertahankan tradisi lama, yaitu menggunakan alas daun pisang.

Penggunaan bahan baku berupa beras pilihan menghasilkan tekstur jenang gempol yang sangat lembut di lidah, berpadu sempurna dengan siraman kuah santan yang gurih dan juruh (gula merah cair) yang manis.

Baca Juga: Meksiko vs Korea Selatan, Javier Aguirre Berharap Penggawa El Tri Semakin Percaya Diri


2. Jenang Yu Mar 


Bergeser ke kawasan bersejarah Kotagede, anda akan menemukan Jenang Yu Mar.

Warung ini menyajikan kuliner jenang tradisional Jawa dengan tekstur yang terkenal sangat lembut serta rasa gurih yang pas di lidah masyarakat.

Bagi anda yang bingung memilih varian, tempat ini menyediakan menu kombinasi.

Anda bisa mencicipi semua jenis jenang dalam satu wadah sekaligus dengan porsi yang cukup mengenyangkan.

Suasana warung yang autentik menjadi nilai tambah tersendiri.

Mengingat peminatnya yang sangat banyak, disarankan untuk datang lebih awal karena kuliner ini sering kali ludes dalam waktu singkat.

Baca Juga: Kapten Kanada Alphonso Davies Siap Debut di Piala Dunia 2026 Saat Lawan Qatar


3. Jenang 8 Rasa Bu Jum

 


Jika penjual lain biasanya hanya menawarkan dua atau tiga varian, Bu Jum tampil beda dengan menjajakan delapan jenis jenang sekaligus.

Pilihan yang tersedia sangat beragam, mulai dari kacang hijau, ketan hitam, bubur sumsum, biji salak, gendrul, ubi rambat, pati garut, angkrang, mutiara, hingga candil.


Pengunjung bebas memilih dan memadukan berbagai varian rasa tersebut ke dalam satu mangkuk.

Kualitas rasa yang konsisten membuat Jenang Bu Jum selalu ramai dan menjadi buruan utama para pencinta kuliner tradisional yang ingin menikmati camilan manis bersama keluarga.

Lokasinya berada di Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Jogja.

Baca Juga: Eksekusi Eks Hotel Sultan, Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan! Kivlan Zen Hadir di Tengah Massa Aksi


4. Jenang Mbah Sastro


Berlokasi di Jalan Petung, Jenang Mbah Sastro telah menjadi salah satu tempat sarapan favorit warga lokal dan wisatawan sejak lama.

Lokasi berada di Jl Petung, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Keunggulan dari jenang di sini adalah rasa manis legitnya yang pas, berkat proses memasak tradisional yang matang sempurna.

Kombinasi antara candil yang kenyal dan ketan yang lembut menciptakan harmoni tekstur yang memanjakan lidah.

Berkat resep rahasia yang dijaga keasliannya sejak dulu, Jenang Mbah Sastro tetap eksis dan mempertahankan kualitasnya di tengah gempuran kuliner modern Jogja.

Baca Juga: Data Sensus Ekonomi 2026 Digadang jadi Fondasi Pembangunan Gunungkidul


5. Jenang Yu Jumilah


Terletak di kawasan Pasar Ngasem, Jenang Yu Jumilah menjadi rekomendasi tempat sarapan yang sangat strategis.

Lokasinya berada di Jl Polowijan No 11, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Jogja.

Warung ini terkenal karena keunikannya dalam mempertahankan proses pengolahan bahan secara tradisional, seperti memarut singkong secara manual.

Salah satu menu andalannya adalah pati tepung tapioka yang dimasak bersama cengkih, lalu disajikan dengan taburan irisan kelapa muda di atasnya.

Rasa manis asli dari gula jawa berpadu dengan gurihnya santan kental membuat jenang ini selalu ramai diserbu pembeli sejak pagi hari.

Baca Juga: Dilema Kampus: Pilih Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu atau Mahasiswa Kura-Kura?
Menjelajahi kuliner tradisional seperti jenang bukan hanya sekadar memanjakan lidah, tetapi juga menjadi cara terbaik untuk merawat warisan budaya nusantara.

Pastikan anda memasukkan salah satu kedai jenang legendaris di atas ke dalam agenda liburan anda selanjutnya di Yogyakarta. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Jenang Legendaris di Jogja #rekomendasi #Jenang #liburan #kuliner tradisional