Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lima Kuliner Menarik dan Autentik di Yogyakarta yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Wisata

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 12 Mei 2026 | 11:37 WIB
Beragam kuliner autentik di Yogyakarta yang wajib kamu jelajahi. (Kolase/Beragam Sumber)
Beragam kuliner autentik di Yogyakarta yang wajib kamu jelajahi. (Kolase/Beragam Sumber)

 

RADAR JOGJA - Yogyakarta bukan cuma soal Malioboro, permata aslinya ada di pinggiran, di mana resep turun-temurun masih dijaga ketat. 

Berikut adalah daftar kuliner "Ndeso" autentik yang wajib masuk daftar kunjungmu.

Kuliner ini selain rasanya yang lezat, menawarkan suasana pedesaan.

Baca Juga: Tunjang Tugas di Lapangan, Personel Polres Kebumen Diminta Cakap Bela Diri

1. Geblek Pari Nanggulan

Tempat ini adalah definisi makan di tepi sawah yang sesungguhnya.

Terletak di Kulon Progo, tempat ini menawarkan suasana pedesaan yang tenang dengan menu camilan khas yang sulit ditemukan di kota.

Menu Andalan: Geblek (olahan tapioka kenyal), Tempe Sengek, dan Pisang Goreng.

Daftar Harga:

Untuk makanan ringan sejenis gorengan dibanderol mulai Rp 2.000 – Rp 10.000.

Paket makan prasmanan berkisar Rp 15.000 – Rp 25.000.

Lokasi: Pronosutan, Kembang, Kec. Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Baca Juga: Dari Pakan hingga Limbah, Polbangtan Kementan Ajari Peternak Temanggung Kelola Ternak Modern

2. Warung Kopi Klotok Pakem


Meskipun sudah sangat populer, tempat ini tetap menjadi standar emas kuliner ndeso di kaki Gunung Merapi.

Makan di sini terasa seperti pulang ke rumah nenek di desa.

Menu Andalan: Sayur Lodeh (Lodeh Kluwih, Terong, Tempe), Telur Dadar Krispi (legendaris!), dan Pisang Goreng.

Daftar Harga:

Paket Makan Puas (Nasi + Sayur Lodeh sepuasnya) dibanderol belasan ribu.

Untuk telur dadar spesial kurang lebih Rp 6.500.

Kopi Klotok masih di bawah Rp 10 ribu.

Lokasi: Jalan Kaliurang KM 16, Pakem binangun, Sleman.

Baca Juga: Tersandung Kasus Tanah, Khanifudin Diberhentikan Sementara dari Anggota DPRD Kebumen dan Hanya Dapat Gaji Pokok

3. Mangut Lele Mbah Marto
Ini adalah level autentik yang berbeda. Kamu harus masuk langsung ke dapur (pawon) yang masih hitam karena asap kayu bakar untuk mengambil makanan sendiri langsung dari tungku.

Menu Andalan: Mangut Lele (lele asap dengan kuah santan pedas) dan Gudeg Daun Pepaya.

Daftar Harga: 

Untuk satu porsi lengkap (Nasi + Mangut Lele + Sayur) dibanderol mulai dari Rp 30 ribu, harga akan menyesuaikan sesuai menu yang diambil.

Lokasi: Dusun Ngropoh, Gadung mlati, Kec Sewon, Bantul (Belakang ISI Yogyakarta).

Baca Juga: Terminal Tidar Tak Lagi Sekadar Tempat Naik-Turun Penumpang, Kini Jadi Ruang Edukasi Sampah

4. Ayam Goreng Mbah Cemplung

Berbeda dengan ayam goreng kota yang empuk karena dipresto, di sini menggunakan ayam kampung "pejantan" yang teksturnya mantap dan bumbunya meresap hingga ke tulang.

Menu Andalan: Ayam Kampung Goreng dengan Sambal Bawang dan Lalapan Segar.

Daftar Harga:

Setiap potongan ayam dibanderol muali dari Rp 25 ribu hingga harga menyesuaikan dengan porsi pesanan.

Untuk satu ekor utuh dibanderol mulai Rp120.000 – Rp180.000.

Lokasi: Sendang Semanggi, Sembungan, Kec. Kasihan, Bantul.

Baca Juga: Hasil Temuan Tim Kajian Sejarah Dewan Provinsi dari Masa ke Masa 1945-1966; Ketua DPRD DIY Pertama Berlatar Belakang Wartawan

5. Pawon Purba

Makan di bawah naungan Gunung Api Purba Nglanggeran dengan udara yang sejuk.

Menunya benar-benar masakan rumah tangga warga lokal Gunungkidul.

Menu Andalan: Nasi Merah, Sayur Lombok Ijo, dan Belalang Goreng (untuk yang berani).

Daftar Harga:

Untuk menu prasmanan dibanderol mulai dari Rp 15.000.

Lokasi: Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul.

Baca Juga: Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram

Datanglah lebih pagi! Tempat-tempat di atas (terutama Kopi Klotok dan Mbah Marto) biasanya sangat ramai saat makan siang.

 Jika ingin merasakan suasana "desa" yang tenang tanpa hiruk-pikuk antrean, pukul 08.00 - 09.00 adalah waktu terbaik.

Dari kelima tempat di atas, mana yang paling membuatmu penasaran untuk mencicipi Telur Dadar Krispi atau Mangut Lele langsung dari dapurnya?

Editor : Meitika Candra Lantiva
#daftar kunjungan #Yogyakarta #Kuliner #Wisata #autentik