Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rahasia Nikmat Kopi Klotok Khas Yogyakarta, Begini Cara Membuatnya

Magang Radar Jogja • Selasa, 11 November 2025 | 17:34 WIB
Kopi klotok disajikan hangat dengan camilan pisang goreng.
Kopi klotok disajikan hangat dengan camilan pisang goreng.

RADAR JOGJA - Kopi Klotok menjadi salah satu minuman tradisional yang kini kian digemari para pecinta kopi di Indonesia.

Minuman khas Yogyakarta ini punya cara penyajian unik yang membedakannya dari kopi seduh biasa, yaitu dimasak langsung di atas tungku hingga mengeluarkan suara khas “klotok-klotok.”

Nama “Kopi Klotok” berasal dari suara tersebut.

Saat air dan bubuk kopi direbus di dalam panci, terdengar bunyi klotok-klotok yang menandakan kopi mulai matang.

Proses sederhana inilah yang menjadi ciri khas dan daya tarik tersendiri bagi penikmatnya.

Metode penyajiannya mirip dengan cara seduh kopi ala Turki, namun menggunakan panci dan tungku arang.

Cara tradisional ini membuat aroma dan cita rasa kopi menjadi lebih kuat serta meninggalkan kesan hangat saat diminum.

Bahan dan Cara Membuat Kopi Klotok

Untuk membuat satu porsi kopi klotok, bahan yang dibutuhkan cukup sederhana:

• 2 sendok makan bubuk kopi (arabika atau robusta)
• 250 ml air
• 1–2 sendok teh gula pasir atau gula aren (sesuai selera)

Langkah-langkah pembuatannya:

1. Panaskan panci di atas api kecil, masukkan bubuk kopi, dan aduk perlahan hingga tercium aroma wangi sangrai.
2. Tuangkan sedikit air panas ke dalam panci, aduk hingga bubuk kopi mengental dan mengeluarkan aroma khas.
3. Tambahkan sisa air serta gula, lalu rebus hingga mendidih dan terdengar bunyi klotok-klotok.
4. Setelah mendidih, angkat dan tuang ke gelas saji tanpa disaring.
5. Nikmati selagi panas untuk mendapatkan cita rasa autentik.

Cita Rasa dan Daya Tarik

Kopi klotok memiliki tekstur lebih kental dengan aroma kopi yang kuat.

Perpaduan rasa pahit alami dan sedikit karamelisasi dari gula memberikan sensasi khas yang sulit ditemukan pada kopi modern.

Biasanya, kopi ini disajikan bersama camilan tradisional seperti pisang goreng atau singkong rebus.

Suasana minum kopi di warung sederhana dengan udara sejuk pedesaan menambah kenikmatan tersendiri bagi para penikmatnya.

Warisan Rasa dari Tanah Jawa

Kopi klotok bukan hanya sekadar minuman, melainkan juga bagian dari budaya “ngopi” masyarakat Jawa.

Kesederhanaan prosesnya melambangkan filosofi hidup orang desa yang apa adanya namun tetap hangat dan bermakna.

Kini, banyak kedai dan kafe modern di Yogyakarta yang turut menghidangkan kopi klotok sebagai bentuk pelestarian cita rasa tradisional.

Salah satunya adalah warung kopi di kawasan Kaliurang yang sudah dikenal luas oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. (Retno Anggi Kusuma Dewi)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Nikmat #kopi klotok #cita rasa #rahasia #pecinta kopi #Khas Yogyakarta #cara membuat