RADAR JOGJA - Kota Jogja tidak hanya terkenal dengan kulinernya Gudeg, Sate Klathak juga menjadi makanan terkenal yang berasal dari kota ini.
Sate Klathak berasal dari Bantul, Yogyakarta.
Menariknya, sate ini hanya dibumbui dengan garam, ditusuk dengan jeruji besi sepeda dan disajikan bersama kuah gulai.
Ada dua versi asal-usul nama Klathak.
Dari sejarah yang beredar nama klatak diambil dari suara "tak tak tak" ketika sedang menaburkan garam di atas daging yang sedang dibakar dengan jeruji tersebut.
Bunyi tersebut juga berasal dari perpaduan percikan antara api arang yang mengenai garam dan besi.
Versi lain menyebutkan bahwa kata Klathak diambil dari Mbah Ambyah yang merupakan pencetus sate ini.
Ketika ia membuka warung sate di bawah pohon melinjo, buahnya yang terjatuh disebut Klathak.
Bagi anda pecinta kuliner malam dan masih ingin mencicipi kuliner yang unik ini, berikut rekomendasi Sate Klathak yang buka hingga malam.
1. Sate Klathak Pak Pong
Rekomendasi pertama adalah sate klathak Pak Pong yang sangat terkenal di Jogja oleh wisatawan.
Warung sate ini terletak di Jl Sultan Agung No 18, Jejeran II, Wonokromo, Pleret, Kabupaten Bantul.
Sate klathak Pak Pong sudah memiliki beberapa cabang di Jogja.
Tak hanya menyediakan sajian sate, tempat ini juga menyajikan beberapa olahan kambing seperti tengkleng, tongseng, gulai dan lain sebagainya.
Selain itu warung ini juga sudah menyediakan menu yang cocok untuk digunakan saat acara kumpul keluarga besar.
Buka mulai dari pukul 9.00 - 23.30 malam, harga sate di warung ini mulai dari Rp Rp 32.000 hingga Rp 273.000 bagi paket keluarga besar.
Rekomendasi berikutnya ada sate klathak Pak Jede sate ini juga cukup terkenal di Kota Jogja bahkan pernah dikunjungi oleh beberapa selebritas terkenal.
Warung sate ini terletak di Jl Nologaten No 46, Nologaten, Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman.
Warung makan ini tidak hanya menyediakan sate klathak namun juga menyajikan masakan jawa lainnya seperti nasi goreng, mie lethek, magelangan dan rica-rica ayam.
Warung ini buka mulai pukul 10.00 - 23.00 WIB. Harga warung ini cukup terjangkau mulai dari Rp 21.000 hingga Rp 35.000.
Tempat ketiga yaitu warung sate Klathak Mbah Sukarjo yang terletak di Jl Panembahan Senopati No 42, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Jogja.
Selain menyediakan olahan kambing warung sate ini juga menyediakan olahan iga sapi dan berbagai olahan ayam.
Buka mulai pukul 8.00 - 22.30 WIB dengan harga sate mulai dari Rp 35.000 untuk olahan ayam hingga Rp 60.000 untuk tengkleng bakar.
4. Sate Klathak Pak Bari
Sate Klathak Pak Bari yang terletak di Pasar Wonokromo, Jl Imogiri Tim No 5, Wonokromo II, Wonokromo, Pleret, Kabupaten Bantul.
Tak hanya menyajikan sate, tongseng, dan gulai warung ini juga menyajikan beberapa masakan jawa seperti nasi goreng dan bakmi.
Harga sate ini mulai dari Rp 27.000 hingga Rp 60.000 dan buka mulai pukul 17.30 - 12.00 WIB.
Warung sate ini sering menjadi jujugan bagi pecinta kuliner malam.
5. Sate Klathak Mak Adi
Rekomendasi terakhir adalah warung sate klathak Mak Adi yang terletak di Jl Imogiri Tim No KM 9, Jati, Wonokromo, Pleret, Kabupaten Bantul.
Selain menyediakan sate klathak warung ini juga menyediakan menu yang tidak biasa seperti sate goreng, tengkleng iga, gulai tulang dan lain sebagainnya.
Masih cukup sangat terjangkau harga di warung ini mulai dari Rp 22.000 hingga Rp 27.000.
Buka mulai pukul 10.00-01.00 WIB dini hari yang juga cocok bagi pecinta kuliner malam.
Itulah beberapa rekomendasi sate klathak yang buka hingga malam ataupun buka di malam hari saja.
Bagi anda yang berkunjung ke Kota Jogja jangan lupa untuk mencicipi sajian sate yang unik ini yang hanya dapat anda temui di Kota Jogja. (Safira Ratih)