Jadi, tidak hanya koleksi bacaan yang bisa dinikmati, suasana cozy dan secangkir kopi juga jadi alasan untuk betah berlama-lama. Berikut tiga bookshop rekomendasi di Yogyakarta.
1. Solusi Buku
Solusi Buku cocok bagi pembaca yang menyukai tempat luas, adem, dan penuh estetika. Rak buku tersusun rapi dengan koleksi yang lengkap.
Di lantai pertama tersedia coffee bar yang bisa menemani waktu membaca, sehingga pengunjung bisa menikmati pengalaman membaca sambil ditemani kopi hangat.
2. Warung Sastra
Walau ukurannya tak begitu besar, Warung Sastra memiliki daya tarik tersendiri. Halaman yang cukup lapang sering dipakai untuk acara diskusi buku dan kegiatan sastra lainnya.
Suasana akrab membuat tempat ini pas untuk bertemu komunitas atau sekadar mencari bacaan ringan sambil berbincang santai.
3. Shira Media
Jika bicara soal desain, Shira Media bisa dibilang paling menonjol. Setiap sudutnya fotogenik, termasuk area toiletnya.
Meski ruang dalamnya terbatas, toko ini memiliki area parkir yang luas serta koleksi bacaan beragam.
Coffee shop di lantai pertama juga terkenal dengan cita rasa kopinya. Namun, jangan berharap ada WiFi, jadi lebih baik memastikan kuota internet cukup sebelum datang.
4. Cafepedia Jogja
Cafepedia Jogja sebenarnya sudah cukup lama hadir, meski sempat vakum beberapa waktu. Kini, kafe ini kembali dengan wajah baru: konsep yang lebih lucu, suasana lebih nyaman, dan tentu saja koleksi buku yang lebih banyak.
Tak hanya menawarkan minuman, di sini juga tersedia berbagai pilihan makanan, sehingga pengunjung bisa betah berlama-lama sambil membaca maupun nongkrong.
5. Renaisansi Coffee
Bagi yang mencari tempat dengan suasana homey, Renaisansi Coffee bisa menjadi pilihan menarik.
Nuansanya hangat dan tenang, cocok untuk nugas, journaling, atau sekadar menikmati kopi sambil membaca buku favorit.
Kehadiran bookshop dengan coffee shop kini menjadi alternatif menarik untuk warga dan wisatawan di Jogja. Membaca buku sambil menikmati suasana nyaman ditemani kopi tentu membuat pengalaman lebih berkesan.
Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh
Editor : Bahana.