Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kue Kembang Waru Diminati Lintas Generasi, Justru Senang yang Rada Gosong

Agung Dwi Prakoso • Minggu, 3 Agustus 2025 | 15:05 WIB
Proses Pembuatan Roti Kembang Waru oleh Pak Bas dan Bu Gidah di Jogja.
Proses Pembuatan Roti Kembang Waru oleh Pak Bas dan Bu Gidah di Jogja.

RADAR JOGJA - Kue tradisional khas Kotagede, kembang waru hingga kini masih diminati orang dari lintas generasi. Kue yang mirip dengan bunga pohon waru itu selalu hadir dalam kegiatan kemasyarakatan.


Salah seorang warga Piyungan, Bantul, Nur Aini, 63 mengatakan, kue kembang waru memiliki cita rasa yang khas. Rasanya manis dan lembut, lebih nikmat apabila dimakan saat hangat.

Baca Juga: Menjelajahi Kuliner Mie Ayam Yogyakarta Bintang Lima di Google, Bikin Nagih!
"Makanya sampai saat ini masih sering cari kalau pagi, karena masih hangat dan buat teman ngeteh," ujarnya kepada Radar Jogja, Jumat (18/7).


Kue itu ia dapatkan di pasar tradisional seperti Pasar Kembangsari, Piyungan, dan pasar-pasar lainnya. Menurutnya, terdapat dua varian kue kembang waru yakni rasa gurih dan manis. "Atau di Pasar Kotagede lebih banyak, karena kan makanan khas sana," tuturnya.

Baca Juga: Menikmati Kue Asal Yunani: Melopita, Pie Madu yang Bisa Dibuat di Rumah. Yuk Simak Resep Pembuatannya!
Kue itu juga sebagai sajian andalan ketika di rumahnya terdapat hajatan atau sekadar makanan untuk sajian warga saat kerja bakti. Harganya variatif, mulai Rp 2.000 untuk satu buah. "Tergantung besar dan kemasannya," bebernya.


Kue itu berwarna kecokelatan dengan rasa yang cenderung manis dan bertekstur lembut. Disebut kembang waru karena kue itu berbentuk seperti kelopak bunga waru. "Aromanya khas, apalagi pembuatannya dengan bahan tradisional," terangnya.


Warga Piyungan lainnya, Iswandi, 26 mengaku sering mengonsumsi kue kembang waru ketika di acara lelayu atau kerja bakti di desanya. Ia sendiri belum pernah membelinya secara langsung di pasar. "Rasanya enak, tapi bikin seret," ujarnya.

Baca Juga: Jajanan Khas Kota Gede yang Wajib Kalian Coba Ketika ke Yogyakarta
Menurutnya, bentuk kue itu cukup unik. Ia mengibaratkan bentuk kue seperti logo tim basket asal Amerika yang sangat terkenal yakni Boston Celtics. "Mirip seperti logo Celtics, bedanya kalau Celtics warnanya hijau," guraunya.


Ia paling senang apabila mendapatkan kue kembang waru yang sedikit gosong karena proses pemanggangan yang terlalu lama. "Rasanya khas manis, tapi ada rasa gosong-gosongnya," tandasnya. (oso/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Kotagede Jogja #Kembang Waru #kue tradisional #kotagede