RADAR JOGJA - Jamur truffle dikenal sebagai salah satu bahan makanan paling mewah dan mahal di dunia. Dengan aroma yang kuat dan cita rasa khas, jamur ini sering dijuluki "mutiara hitam" oleh para pecinta kuliner. Namun, di balik popularitasnya, truffle menyimpan banyak fakta menarik yang belum banyak diketahui. Berikut ini adalah beberapa fakta unik dan informatif tentang jamur truffle.
1. Tumbuh di Bawah Tanah dan Sulit Ditemukan
Truffle adalah jenis jamur yang tumbuh secara simbiosis di akar pohon seperti pohon ek, hazel, dan beech. Mereka tidak tumbuh di atas tanah seperti jamur biasa, melainkan tersembunyi di bawah permukaan tanah sehingga sulit ditemukan. Karena itulah, pencarian truffle biasanya dibantu oleh anjing atau babi yang sudah dilatih khusus.
2. Harganya Sangat Mahal
Salah satu alasan kenapa truffle sangat eksklusif adalah harganya yang fantastis. Truffle putih Italia, misalnya, bisa dijual dengan harga hingga ribuan dolar per kilogram. Kelangkaan, kesulitan panen, dan rasa uniknya menjadikan truffle sebagai salah satu bahan makanan termahal di dunia.
3. Aroma yang Sangat Kuat dan Khas
Aroma truffle sangat khas dan menggugah selera, bahkan dalam jumlah sedikit saja bisa memberikan sentuhan rasa yang kuat pada makanan. Aromanya sering digambarkan sebagai perpaduan antara tanah, kacang, dan sedikit aroma musky atau keju.
4. Ada Banyak Jenis Truffle
Truffle tidak hanya satu jenis. Jenis yang paling terkenal adalah truffle putih (white truffle) dari Alba, Italia, dan truffle hitam (black truffle) dari Périgord, Prancis. Selain itu, ada juga truffle musim panas dan truffle musim dingin, yang berbeda dalam aroma, rasa, dan tentunya harga.
5. Musim Panen yang Terbatas
Truffle hanya bisa dipanen pada musim tertentu. Truffle putih biasanya dipanen dari bulan Oktober hingga Desember, sedangkan truffle hitam dipanen dari Desember hingga Maret. Karena musimnya yang terbatas inilah, harga truffle cenderung tinggi dan permintaannya selalu besar.
6. Tidak Bisa Dibudidayakan dengan Mudah
Meskipun sudah ada beberapa upaya budidaya truffle secara komersial, proses ini sangat rumit dan hasilnya tidak selalu bisa diprediksi. Truffle membutuhkan kondisi tanah, kelembapan, dan kemitraan dengan pohon inang yang sangat spesifik untuk bisa tumbuh.
7. Bisa Diolah Dalam Banyak Masakan
Truffle sering digunakan dalam bentuk irisan tipis sebagai topping pasta, telur, risotto, dan pizza. Ada juga produk-produk turunan seperti minyak truffle, garam truffle, hingga saus berbahan dasar truffle. Karena aromanya sangat kuat, penggunaannya cukup sedikit saja untuk memberikan efek maksimal.
Keunikan jamur ini menjadikannya salah satu bahan kuliner yang paling dicari oleh chef dan penikmat makanan di seluruh dunia. Sudah pernah mencoba olahannya?
(Adinda Tyas Ramadhani)
Editor : Iwa Ikhwanudin