Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Legendaris Sejak 1970, Gule Tongseng Mbah Wargo di Pasar Turi Bantul: Nasi Sepuasnya Cuma 13 Ribu di Hari Pasaran Pahing

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 15 Maret 2025 | 17:05 WIB

Makanan gule tongseng legendaris Mbah Wargo di Pasar Turi Bantul.
Makanan gule tongseng legendaris Mbah Wargo di Pasar Turi Bantul.


RADAR JOGJA - Jika Anda sedang berada di Bantul dan mencari kuliner legendaris yang tak boleh dilewatkan, maka Gule Tongseng Mbah Wargo adalah tempat yang wajib dikunjungi.

Berdiri sejak tahun 1970, warung makan ini telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Yogyakarta, terutama di Pasar Turi Bantul.

Terkenal dengan cita rasa yang khas dan harga yang terjangkau, Gule Tongseng Mbah Wargo tetap bertahan dan menggugah selera generasi demi generasi.


Menu Andalan: Gule Tongseng dan Nasi Sepuasnya


Gule tongseng yang disajikan oleh Mbah Wargo memiliki rasa yang begitu kaya dan nikmat, dengan kuah yang gurih dan daging kambing yang empuk.

Meskipun terbuat dari bahan yang sederhana, racikan bumbu yang digunakan sejak 1970-an ini mampu menciptakan rasa yang berbeda dan sulit ditemukan di tempat lain.

Tak hanya tongseng, warung ini juga menawarkan nasi sepuasnya yang dapat dinikmati bersama hidangan gule tongseng, menciptakan pengalaman kuliner yang menyenangkan tanpa khawatir menguras kantong.


Uniknya, Gule Tongseng Mbah Wargo hanya buka saat pasaran Pahing, sebuah tradisi pasar dalam kalender Jawa yang dilakukan setiap lima hari sekali.

Jika Anda berkesempatan datang pada hari tersebut, Anda bisa menikmati kelezatan Gule Tongseng Mbah Wargo yang legendaris dengan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp 13.000 untuk seporsi gule tongseng dan nasi sepuasnya.

Ini adalah salah satu alasan mengapa warung ini tetap eksis dan diminati oleh banyak orang, bahkan setelah lebih dari lima dekade!


Suasana Pasar Turi Bantul


Mbah Wargo memulai usaha ini di kawasan Pasar Turi Bantul, yang selalu ramai dengan aktivitas pasar.

Suasana pasar yang tradisional memberikan sentuhan berbeda saat Anda menikmati hidangan di sini.

Meskipun sederhana, warung ini selalu ramai dengan pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Para pelanggan yang setia bahkan tak ragu untuk antri demi menikmati seporsi Gule Tongseng yang lezat ini.


Warisan Kuliner yang Terus Dilestarikan


Dengan harga yang terjangkau, cita rasa yang khas, dan sejarah panjang sejak 1970, Gule Tongseng Mbah Wargo tidak hanya menjadi pilihan makan siang atau malam yang lezat, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Bantul yang tak ternilai harganya.

Warung ini juga menjadi simbol bagaimana tradisi kuliner dapat bertahan meski perubahan zaman terus berjalan.


Jadi, jika Anda ingin merasakan sensasi makan gule tongseng yang legendaris, pastikan untuk datang ke Pasar Turi Bantul di hari Pasaran Pahing.

Dapatkan kenikmatan kuliner yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghubungkan Anda dengan tradisi dan sejarah kuliner Yogyakarta yang begitu kaya. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kuliner Jogja #bumbu #Gule Tongseng Mbah Wargo #Pasar Turi Bantul #kuliner yogyakarta #legendaris #Nasi Sepuasnya #kuliner bantul #lezat #daging kambing