KULON PROGO - Perpaduan warna coklat dari minuman dan busa di atas gelas seakan menyegarkan tenggorokan.
Rasa manis dan asam dibalut kesegaran rempah-rempah menjadi keunikan minuman ini.
Bir Jawa itulah sebutan dari minuman yang sudah terkenal semasa kolonial.
Bir Jawa sebenarnya sering dijumpai di daerah Jakarta, dengan nama Bir Pletok.
Minuman yang dikenalkan di masa HB VIII ini, memiliki cita rasa unik terutama dengan perpaduan rempah-rempah di dalamnya.
Tentunya minuman ini dijamin halal. Lantaran, tak memiliki kandungan alkohol di dalamnya.
Banyak orang belum mengenal Bir Jawa.
Minuman pelepas dahaga ini, digadang-gadang berasal dari dapur keraton.
Tentunya, minuman ini cocok sebagai pelepas dahaga setelah seharian berpuasa.
Pengelola Dadap Sumilir Awang menjelaskan, Bir Jawa masih sering dijumpai di Kulon Progo.
Salah satunya di tempat dirinya bekerja. Bir Jawa memiliki tampilan yang mirip dengan bir pada umumnya.
Namun, dari segi kandungan sangat berbeda jauh dari bir konvensional.
"Tampilannya mirip bir, dari segi warna coklat dan busanya, tetapi bahan bakunya dari rempah-rempah," ucap Awang, Jumat (14/3/2025).
Awang menyampaikan, Bir Jawa merupakan minuman peninggalan leluhur.
Lantaran, minuman ini dipercaya diciptakan oleh juru masak kraton di jaman HB VIII.
Saat itu, minuman tersebut disajikan sebagai pelengkapan hidangan utama.
Sekaligus untuk menjamu tamu dari luar negeri yang menginginkan minuman beralkohol.
Di lingkungan keraton, minuman alkohol sangatlah dihindari.
Sehingga, salah satu cara untuk menyuguh minuman agar semirip mungkin dengan bir juru masak memodifikasi minuman.
"Minuman ini menjadi gstrodiplomasi dari keraton untuk menjalin hubungan dengan Belanda," ujarnya.
Awang menjelaskan, Bir Jawa berasal dari rempah-rempah yang kerap kali ditemui di daerah katulistiwa.
Untuk menimbulkan warna mirip bir, digunakan asam jawa dan kayu manis.
Sedangkan untuk menciptakan rasa yang asam namun menyegarkan, dapat emnggunakan asam jawa dipadukan dengan jahe.
"Rasanya asam dan sedikit hangat ketika ditenggorokan," ujarnya.
Untuk memperkuat tekstur bir, minuman perlu diolah dengan keterampilan khusus.
Terutama saat menimbulkan aksen busa diatas minuman mirip seperti bir.
Aksen busa dibuat dengan cara mengocok minuman dengan hingga menimbulkan busa.
Sebenarnya minuman ini dapat dibuat sendiri di rumah.
Lantaran, cukup mudah untuk membuat dan bahan bisa dijumpai dimanapun.
Untuk membuat bir, bahan rempah-rempah seperti, sereh, kayu manis, secang, asam manis, pala, cengkeh, dan daun jeruk harus direbus hingga mendidih.
Setelah direbus mendidih, air minuman di saring lalu didiamkan hingga mendingin.
Setelah itu, hasil rebusan dikocok kedalam wadah yang telah diisi es. Pastikan kocokan minuman hingga menimbulkan busa.
Kemudian, minuman dituangkan ke dalam gelas dan siap disajikan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva