RADAR JOGJA - Geblek, makanan ringan khas dari Kulonprogo, Yogyakarta, punya tempat spesial di hati banyak orang.
Selain rasanya yang nikmat, Geblek juga menjadi ikonik di Kabupaten Kulon Progo dan dikenal dengan motif Geblek Renteng.
Geblek Renteng berbentuk angka delapan dan menjadi motif khas Kulon Progo yang dikenal meluas di masyarakat.
Kendati begitu, motif ini sedang menjadi sorotan publik.
Sebab, sedangh ditarik dan dilucuti dari peredarannya, di Kulon Progo.
Geblek Renteng disangkut pautkan dengan kepemimpinan Hasto Wardoyo yang dulunya pernah menjabat sebagai Bupati Kulon Progo selama dua periode.
Motif Geblek Renteng terinspirasi dari makanan khas Kulon Progo, yakni, Geblek.
Apa Itu Geblek?
Terbuat dari bahan sederhana seperti tepung ketan dan kelapa parut, makanan ini punya rasa gurih dan kenyal yang bikin ketagihan.
Geblek adalah camilan berbentuk bulat dengan tekstur kenyal, terbuat dari tepung ketan yang dicampur kelapa parut, garam, dan sedikit air.
Setelah itu, adonan dibentuk bulat-bulat kecil, direbus, dan digoreng hingga berwarna kecokelatan.
Rasanya yang gurih dan sedikit manis dari kelapa membuat geblek jadi cemilan yang pas untuk teman ngopi atau makan siang.
Keunikan Geblek
Salah satu keunikan geblek adalah teksturnya yang kenyal, karena menggunakan tepung ketan yang membuatnya beda dari camilan sejenis.
Kombinasi antara kelapa parut dan garam memberikan rasa gurih yang enak, menciptakan rasa yang seimbang dan tak terlupakan.
Kenapa Dinamakan Geblek?
Menurut cerita, nama "geblek" berasal dari suara yang terdengar saat adonan digoreng, yang menyerupai bunyi “blek” atau "geblek".
Suara ini berasal dari adonan yang mulai mengembang dan pecah di dalam minyak panas.
Geblek sudah ada sejak zaman dulu dan menjadi camilan favorit masyarakat Kulonprogo.
Awalnya, geblek dibuat untuk mengolah hasil pertanian, terutama tepung ketan yang melimpah.
Seiring waktu, geblek pun menjadi makanan tradisional yang tak hanya bisa ditemukan di Kulonprogo, tapi juga di daerah sekitarnya.
Cara Membuat Geblek
1. Campurkan tepung ketan, kelapa parut, dan sedikit garam. Tambahkan air sedikit-sedikit hingga adonan bisa dipulung.
2. Bentuk adonan menjadi bola kecil, sekitar 2-3 cm diameter.
3. Rebus bola-bola adonan dalam air mendidih hingga mengapung, lalu tiriskan.
4. Goreng bola adonan yang telah direbus hingga berwarna kecokelatan dan renyah.
5. Angkat dan tiriskan. Geblek siap dinikmati!
Geblek bukan hanya makanan, tapi juga bagian dari budaya yang membawa kita kembali ke rasa tradisi.
Kalau ke Kulonprogo, jangan lupa untuk mencicipi geblek yang lezat ini! (Adinda Fatimatuzzahra)
Editor : Meitika Candra Lantiva