RADAR JOGJA – Kuliner khas Indonesia kembali mendapat sorotan dunia melalui platform kuliner internasional TasteAtlas.
Salah satu makanan tradisional Indonesia, pecel, sukses menempati peringkat ke-16 dari 50 salad terbaik di dunia versi TasteAtlas 2024.
Hidangan khas Jawa Timur ini bahkan berhasil mengungguli makanan populer lainnya seperti papaya salad dari Thailand yang berada di posisi ke-20.
Tidak hanya pecel, dua hidangan Indonesia lainnya juga masuk dalam daftar bergengsi ini.
Ketoprak, makanan khas Betawi, berada di peringkat ke-27, sementara gado-gado, salad khas dengan saus kacang, menduduki posisi ke-35.
Dengan masuknya tiga hidangan khas Indonesia dalam daftar ini, prestasi kuliner Nusantara kembali diakui di kancah internasional.
Di urutan pertama, terdapat dakos, makanan khas Yunani yang dinobatkan sebagai salad terbaik di dunia.
Salad ini terdiri dari tomat segar, keju feta, bawang merah, caper, basil, dan oregano, menghadirkan cita rasa segar yang khas musim panas.
Posisi kedua ditempati oleh mechouia salad, hidangan berempah khas Tunisia dan Afrika Utara.
Sementara itu, Greek salad, hidangan tradisional Yunani lainnya, menempati peringkat ketiga.
Peringkat lainnya diisi oleh beragam salad dari seluruh dunia, seperti:
• Pai Huang Gua (Tiongkok)
• Ovcharka (Bulgaria)
• Houria (Turki)
• Caprese Salad (Italia)
• Fattoush (Lebanon)
• Shopska Salata dan Snezhanka Salata (Bulgaria).
Pecel, ketoprak, dan gado-gado menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia dapat bersaing dengan makanan dari berbagai belahan dunia.
Rasanya yang khas dan autentik tak hanya memikat lidah pecinta kuliner internasional, tetapi juga mengangkat nama Indonesia di kancah global.
Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus melestarikan dan memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara ke dunia. (Putri Gesa Yanuarizki)
Editor : Winda Atika Ira Puspita