Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penasaran Wajib Coba! Kuliner Unik Ulat Jati Gunungkidul yang Kaya akan Protein

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 15 November 2024 | 20:08 WIB
Ulat jati goreng.
Ulat jati goreng.

RADAR JOGJA - Beberapa waktu terahir ini warga Gunungkidul dikejutkan degan fenomena ulat jati yang muncul di awal musim penghujan ini.

Ulat yang dikenal senagai hewan pemakan dedaunan terlihat bergelantungan di daun-daun pohon jati.

Proses ini merupakan salah satu cara bertahan hidup ulat jati sekaligus tempat unuk bermetaforfosis menjadi kepompong, ulat jati akan turun dari pohon untuk mencari tempat aman ditanah untuk bermalam.

Ulat jati akan turun dari pepohonan pada waktu pagi hari, ulat yang turun biasanya berwarna hitam sebelum nantinya berganti warna menjadi merah setelah berubah ungkrung.

Saat bermetamorfosis, ulat jati berubah kepompong selama berminggu-minggu sampai beberapa bulan hingga akhirnya berubah menjadi kupu-kupu jati yang cantik, proses itu menjadi perhatian di lingkungan masyarakat gunung kidul.

Selain itu uler jati dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber protein, tak hanya dikonsumsi sendiri, uler jati dan ungkrung juga dapat dijadikan sebagai penghasilan tambahan dengan cara dijual.

Ilustrasi berburu ulat jati untuk lauk.
Ilustrasi berburu ulat jati untuk lauk.

Sudah Terbukti banyak masyarakat yang tertarik dengan kuliner satu ini.

Ketika mencari uler jati dan ungkrung, masyarakat sekitar akan menuju ke lokasi di bawah pohon jati.

Kemudian mengambil gumpalan kepompong yang menjadi sarang bagi uler jati dan ungkrung.

Untuk memastikan kebersihan dari bahan makanan ini warga biasanya mengupas kulit kepompong tersebut untuk diambil uler jati dan ungkrungnya.

Baca Juga: 15 Hari Pasca-Instruksi Gubernur DIY tentang Pengendalian dan Pengawasan Miras, Pemprov DIY Segera Lakukan Evaluasi,

Untuk pengolahan ulat jati ini biasanya digoreng, yaitu dipadukan bumbu bawang putih dan garam lalu direbus dengan menggunakan bumbu bacem lalu digoreng.

Kuliner ini memiliki cita rasa gurih dan manis yang berasal dari bumbu bacemnya.

Biasanya ketika menikmati ulat jati goreng ini dapat dipadukan dengan pelengkap berupa sayur dan sambel beserta nasinya.

Akan tetapi, kita juga perlu berhati hati, jangan terlalu banyak memakannya jika baru pertama mencoba karena dapat memicu alergi ketika mengkonsumsinya. (Aqi Vaala)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Wajib Coba #protein #kaya #cita rasa #unik #Gunungkidul #Kuliner #Musim penghujan #penasaran