Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Inilah 7 Street Food Thailand Level Ekstrem, Menu Aneh yang Bisa Bikin Mual, Berani Coba?

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 6 Oktober 2024 | 01:26 WIB
Ilustrasi Makanan Ekstrem dari Thailand (AI/ Adobe Firefly)
Ilustrasi Makanan Ekstrem dari Thailand (AI/ Adobe Firefly)

RADAR JOGJA - Thailand dikenal dengan akan masakannya yang beraneka ragam dan rasa. Akan tetapi di balik hidangan-hidangan yang mengunggah selera seperti pad thai dan tom yam.

Kuliner Thailand juga menawarkan hidangan yang unik dan ekstrem, yang mengundang rasa penasaran wisatawan.

Berikut 7 street food Thailand yang paling ekstrem, bisa membuat mual untuk yang tidak terbiasa:

1. Serangga Goreng (Fried Insects)
Makanan ekstrem yang paling mudah ditemuka di jalanan Thailand adalah serangga goreng. Berbagai macam serangga yang di goreng seperti jangkrik, ulat bambu, hingga kelejengking.

Biasanya dijual di kawasan pasar malam dan kawasan wisata. Serangga-serangga tersebut digoreng kering dan biasanya diberi bumbu seperti garam dan bubuk cabai.

Menurut kepercayaan warga lokal, serangga-serangga tersebut memiliki protein dan menjadi bagian dari makanan diet tradisional. Mereka percaya akan kaya nutrisi yang terdapat di dalam serangga dan dianggap sebagai sumber makanan berkelanjutan untuk masa depan.

2. Goong Ten (Udang Hidup)
Goong Teen "udang menari" salah satu hidangan ekstrem yang cukup menantang dan paling popular. Udang-udang kecil yang disajikan dalam keadaan hidup-hidup, dicampur dengan rempah-rempah pedas.

Ketika dimakan memberikan sensasi "menari" di mulut, karena udang-udang tersebut masih bergerak.

Kuliner ini popular di Thailand bagian utara, terutama di Chiang Mai dan Chiang Rai.

3. Larb Leuat Neua (Salad Darah Mentah)
Larb biasanya dikenal sebagai salad daging dengan cita rasa asam, pedas dan segar. Namun, ada versi yang jauh lebih ekstrem yaitu Larb Leuta Neua yaitu salad daging sapi mentah yang dicampur dangan darah segar.

Disajiakn dengan rempah-rempah khas Thailadn seperti daun mint, bawang merah, dan cabai.
Beberapa masyarakat lokal percaya bahwa larb dengan darah segar mempunyai khasiat Kesehatan, terutama untuk menambah stamina.

4. Telur Semut (Larb Mote Daeng)
Larb Mote Daeng merupakan telur semut merah yang di ambil langsung dari sarangnya, telur-telur tersebut digunakan dalam makanan seperti salad dan sup.

Telur semut memiliki tekstur yang lembut dan memiliki rasa asam, hal ini menjadikan telur semut sebagai tambahan yang unik dalam makanan.

Meski tampak aneh bagi Sebagian orang, makanan ini sangat dihargai dan di anggap makanan istimew yang memiliki sumber protein.

5. Pla Ra (Ikan Fermentasi)
Pla Ra merupakan ikan fermentasi yang memiliki bau sangat menyegat. Ikan yang direndam dalam garam selama berbulan-bulan hingga menghasilkan tekstur dan rasa yang kuat.

Pla Ra sering digunakan sebagai bumbu utama dalam hidangan tradisional seperti Som Tam (Salad Pepaya).

Meskipun memimiliki aroman yang kuat bisa membuat mual, makanan ini merupakan bagian dari masakan Isan (Timur Laut Thailand).


Bagi masyarakat setempat, Pla Ra merupakan sumber protein yang sangat penting, dan sudah menjadi bagian dari budaya kuliner mereka selama berabad-abad.

6. Kai Khao (Balut)
Makanan ini terbuat dari embrio burung yang sedang berkembang (Biasanya bebek) yang direbus dan dimakan dari cangkangnya.

Meski terlihat menantang, Balut dianggap sebagai sumber protein yang sangat baik dan merupakan makanan jalanan yang populer di beberapa negara Asia, termasuk Thailand.

7. Mok Huak (Larva Katak Fermentasi)
Kuliner satu ini salah satu hidangan yang membuat kamu berpikir dua kali sebelum mencobanya. Mok Huak adalah hidangan yang terbuat dari larva katak (kecebong) yang difermentasi dengan rempah-rempah.

Larva katak diambil dari kolam atau sawah dan kemudian dibumbui dengan garam dan rempah. Proses fermentasi memberikan rasa yang sangat kuat, sedikit asam, dan tentunya unik, mirip dengan makanan fermentasi lainnya seperti Pla Ra (ikan fermentasi).

Baca Juga: Kebiasaan Scroll Hape Saat BAB Bisa Membahayakan Kesehatan, Ini Alasannya

Popularitas makanan ekstrem di Thailand berakar dari budaya dan tradisi yang kaya. Ditambah dengan tren global yang mulai melihat serangga dan bahan-bahan lain yang tak biasa sebagai solusi makanan masa depan.

Makanan ekstrem di Thailand bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang keberanian dan rasa petualangan.
Jika kamu siap menerima tantangan, street food ekstrem ini bisa menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan. **


(Windu Fitri Yansi; Berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kuliner thailand #kuliner ekstrem #thailand #kuliner ekstrim