Kue yang ketika dimakan terasa kenyal dan manis yang tentunya bikin mood kamu balik lagi.
Kue mochi adalah makanan khas Jepang yang memiliki tekstur kenyal namun bikin nagih.
Mochi sendiri di buat dengan berbahankan dari beras ketan yang di tumbuk, sehingga lembut dan lengket dan memiliki bentuk bulat.
Kue mochi biasa dibuat dan di makan ketika ada perayaan tradisional mochitsuki atau perayaan tahun baru Jepang.
Kata mochi berasal dari kata ‘motsu’ yaitu untuk menahan atau memiliki, hal ini untuk menandakan bahwa mochi di berikan untuk para dewa.
Ada lagi ‘Mochizuki’ yang memilikin arti bulan puranama dan ‘Muchimi’ yang berarti lengket.
Muchiko dalam Bahasa Jepang memiliki arti ‘Tepung mochi’ definisi yang berguna bagi warga jepang karna sudah terbiasa mengenal mochi.
Sebangsa kue beras yang lembut dan kenyal.
Pada zaman dahulu para petani mengkonsumsi mochi sebagai makanan yang mampu meningkatkan stamina tubuh dan menghangatkan tubuh ketika musim dingin.
Kue mochi mulai di jual dan di konsumsi sekitar tahun baru dan di kenal sebagai ‘tanda musim’ di jepang. Berbagi macam mochi mewakili hal yang berbeda sepanjang sejarah.
Karna mochi secara simbolis sering di kaitkan dengan keberuntungan, bagi kalangan bangsawan yang mengkonsumsi nya secara teratur.
Negara Jepang kuno menyakini bahwa mochi membawa kehadiran dewa, sehingga menganggap kue mochi adalah makanan sehat dan pembawa keberuntungan.
Dan sekarang kue mochi dimakan sepanjang tahun.
Mochi ini sendiri masih sering di kaitkan dengan berbagai festival dan acara musiman sepanjang tahun seperti perayaan tahun Baru Jepang.
Secara tradisional, dewa Tahun Baru di Yakini bersama Toshigami akan mengunjungi semua rumah pada Tahun Baru.
Dan mempersembahkan kagami mochi kepada mereka, maka kalian akan mendapatkan keberuntungan berlipat ganda di tahun yang akan datang.
Pertama kali muncul sebagai tradisi Jepang pada abad-14 di Jepang pada periode Muromachi.
Gimana sudah jelas bukan, ternyata makanan yang kita makan memiliki banyak arti tertentu yang harus kita ketahui.
Penulis: Erika Novita Aryani