RADAR JOGJA - Gatot adalah makanan tradisional khas Jawa yang berasal dari Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Gatot ini terbuat dari gaplek (singkong yang dikeringkan) yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan makanan dengan tekstur yang kenyal dan rasa yang manis dan gurih.
Konon makanan ini sudah dikonsumsi oleh masyarakat sejak masa kemerdekaan.
Tepatnya pada tahun 1945-1949, ketika rakyat sedang berjuang dengan harta dan nyawa untuk kemerdekaan Indonesia. Terjadilah krisis pangan.
Masyarakat kemudian mengolah singkong menjadi gatot untuk makanan pokok.
Gatot bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang tinggi.
Di masa lalu, Gatot sering disajikan dalam acara adat dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jawa.
Hingga kini, Gatot tetap dilestarikan dan menjadi salah satu ikon kuliner Jawa yang patut dibanggakan.
Proses pembuatan Gatot cukup panjang dan membutuhkan kesabaran.
Singkong yang telah dikupas dan diiris tipis akan dijemur hingga kering menjadi gaplek.
Gaplek kemudian direndam dan digiling halus sebelum dicetak dan dikukus.
Setelah matang, Gatot biasanya disajikan dengan parutan kelapa yang menambah cita rasa gurih.
Gatot memiliki cita rasa yang khas, perpaduan manis dari gula dan gurih dari parutan kelapa.
Teksturnya yang kenyal juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya.
Selain itu, Gatot juga mengandung banyak karbohidrat dan nutrisi lain yang baik untuk tubuh.
Gatot adalah lebih dari sekadar makanan. Tetapi warisan budaya yang sarat akan nilai sejarah dan memiliki cita rasa yang unik.
Jika kamu sedang mencari pengalaman kuliner yang berbeda, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba gatot. (Septian Adi Nugroho)