Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kisah Berdrinya Warung Makan Tempo Dulu SGPC Bu Wiryo Jogja: Bisa Bertahan di Tengah Perubahan hingga Menjadi Kuliner Favorit, Ini Dia Ragam Menunya

Izzatul Akmal Fikri • Selasa, 3 September 2024 | 17:54 WIB

Rumah makan SGPC legendaris yang terkenal di kalangan mahasiswa UGM.
Rumah makan SGPC legendaris yang terkenal di kalangan mahasiswa UGM.


RADAR JOGJA - Sego Pecel Bu Wiryo, lebih dikenal dengan sebutan SGPC Bu Wiryo, adalah warung makan legendaris yang telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Jogja sejak tahun 1959.

Terletak di Jl. Agro No.10, Kocoran, Caturtunggal, Jogja, warung ini terus memanjakan para pengunjung setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 20.00 WIB.

Warung ini didirikan oleh Bu Wiryo pada tahun 1959. Awalnya, Bu Wiryo menjajakan nasi pecel dengan cara berkeliling sambil menggendong dagangannya.

Pecel tersebut dijual di sekitar kawasan Pagelaran, yang saat itu menjadi lokasi UGM.

Seiring waktu, SGPC Bu Wiryo mulai memiliki tempat jualan tetap di sebuah gudang yang disediakan oleh suaminya, seorang karyawan UGM, hingga tahun 1994.

Pada tahun 1989, warung ini akhirnya menemukan lokasi permanennya di luar area UGM.

Bu Wiryo meninggal pada tahun 1995, meninggalkan pesan kepada anak-anaknya untuk meneruskan usaha warung ini.

Kini, SGPC Bu Wiryo dikelola oleh generasi kedua, Kelik Indarto. Menariknya, nama SGPC tidak berasal dari Bu Wiryo sendiri, melainkan merupakan singkatan yang diberikan oleh para pelanggan setianya, yang merupakan akronim dari "Sego Pecel."

Penamaan menu di SGPC Bu Wiryo juga terbilang unik. Pelanggan dapat memberikan nama pada menu sesuai dengan keinginan mereka.

Beberapa nama menu yang terkenal seperti SDSB (Sop Daging Sayur Bayam) dan Pecel Kramas (pecel dengan kuah sop) merupakan hasil kreativitas pelanggan.

Pada awalnya, SGPC Bu Wiryo menjadi favorit mahasiswa UGM karena harganya yang terjangkau.

Namun, pada tahun 1997, ketika makanan cepat saji mulai populer, banyak mahasiswa beralih.

Untuk mengatasi tantangan ini, SGPC Bu Wiryo mengubah target pasarnya dari mahasiswa ke masyarakat umum pada tahun 1995-2000 dengan melakukan penyesuaian harga.

Saat ini, SGPC Bu Wiryo masih menjadi destinasi kuliner favorit, dengan jumlah pengunjung yang mencapai 200-300 porsi per hari.

Menu andalan mereka, nasi pecel dan sop, tetap mempertahankan cita rasa yang sama sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1959.

Meskipun menjaga rasa autentik dari resep asli merupakan tantangan tersendiri, SGPC Bu Wiryo berkomitmen untuk terus menyajikan kualitas yang konsisten.

Selain menyajikan kuliner legendaris, pengunjung juga dapat menikmati hiburan live music setiap hari, termasuk musik gamelan pada acara-acara khusus seperti malam Jumat Kliwon.

Harga menu di SGPC Bu Wiryo tetap terjangkau, mulai dari Rp 4.000 hingga Rp 27.000.

Dengan suasana yang tetap tradisional dan pelayanan yang ramah, Sego Pecel Bu Wiryo terus menjadi tempat kuliner yang istimewa dan melegenda di Jogja.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Sego Pecel Bu Wiryo Jogja #kuliner Jogja #menu beragam #kuliner legendaris #tempo dulu #sgpc bu wiryo #sego pecel