Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keistimewaan Gudeg: Kuliner Khas yang Melegenda di Yogyakarta hingga Cara Penyajian yang Unik, Ini Sejarahnya!

Tastabila Maika Warditya • Rabu, 28 Agustus 2024 | 22:13 WIB
Ilustrasi gudeg yang ditemani oleh beberapa olahan.
Ilustrasi gudeg yang ditemani oleh beberapa olahan.

RADAR JOGJA - Yogyakarta memiliki banyak sekali julukan yang dikenal oleh masyarakat maupun para wisatawan.

Salah satu julukan istimewa itu adalah Kota Jogja sebagai kota gudeg.

Julukan ini diberikan bukan tanpa sebab, melainkan karena gudeg termasuk ke dalam kuliner khas Jogja yang sangat populer di Yogyakarta yang sangat istimewa.

Sehingga sampai saat ini masih disajikan di beberapa kedai makanan untuk disantap oleh masyarakat.

Namun tahukah kamu sejarah dan asal-usul gudeg tersebut serta keistimewaan dari gudeg itu sendiri? Yuk simak!

Ditulis oleh Murdijati Gardjito pada bukunya yang berjudul "Gudeg Yogyakarta", Gudeg merupakan makanan yang diketahui sudah muncul sekitar tahun 1500-an sejak Kerajaan Mataran Islam dibangun di Alas Mentaok yang berada di Kotagede.

Saat ingin mendirikan kerajaan tersebut, Panembahan Senopati harus membabat hutan tersebut bersama prajurit dan kaum pekerja.

Namun, tak disangka jika Alas Mentaok yang berupa hutan memiliki banyak pohon nangka dan pohon kelapa.

Banyaknya jumlah pohon tersebut membuat para prajurit ingin mencoba untuk membuat makanan dari bahan yang berada pada pohon tersebut yaitu nangka dan kelapa.

Bahan itu kemudian diolah untuk santapan para prajurit yang dimasak dengan santan kelapa ditambah gula aren.

Sedangkan nama gudeg itu sendiri, diambil dari proses memasaknya yaitu diaduk-aduk (hangudeg) agar tidak cepat gosong dan biasanya menggunakan centong besar.

Memasak gudeg ini biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga diperlukan kesabaran. Dari sinilah makanan khas Jogja tersebut dinamakan sebagai "Gudeg".

Sebagai makanan yang cukup populer di semua kalangan, ternyata gudeg memiliki banyak jenisnya seiring perkembangan jaman, kira-kira apa sajakah jenis gudeg tersebut?

1. Gudeg kering
Gudeg kering ini dimasak lebih lama hingga kuah santannya menyusut dan terserap oleh nangka.

Tekstur dari gudeg ini cukup padat dan tahan lama.

2. Gudeg basah
Berbeda dengan gudeg kering, gudeg basah memiliki kuah santan yang lebih banyak dan tidak terlalu kental.

Gudeg basah biasa disajikan dengan kuah opor dan sambal krecek.

3. Gudeg manggar
Gudeg ini dibuat dari putik bunga kelapa atau manggar.

Gudeg ini memiliki tekstur yang lebih renyah seperti sedang memakan jamur tiram.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini pun memiliki banyak varian seperti gudeng kaleng, gudeg kendil, gudeg kotak, gudeg besek berdasarkan pengemasannya yang menjadikan kuliner ini oleh-oleh istimewa dari Yogyakarta.

Selain itu, makanan gudeg ini semakin berkembang dan tidak hanya ditemukan di Jogja saja, melainkan di berbagai kota yang berada di Pulah Jawa.

Keistimewaan Gudeg tidak hanya terletak pada rasanya yang lezat, tetapi juga pada cara penyajiannya yang unik.

Gudeg biasanya disajikan dengan nasi, ayam suwir, telur rebus, tahu, dan sambal goreng krecek.

Kombinasi ini menciptakan sebuah keselarasan rasa yang memanjakan lidah siapa pun yang menikmatinya.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Yogyakarta #istimewa #kuliner gudeg #kuliner khas Jogja #gudeg #Keistimewaan Gudeg #Kerajaan Mataran Islam #sejarah #kota gudeg #Kesitimewaan DIY #Keistimewaan #kotagede #Jogja