Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mencicipi Kuliner Jogja: Warung Pecel Bu Ramelan, Warung Legend Jujukan Mahasiswa Solusi saat Uang Saku Menipis

Din Miftahudin • Selasa, 20 Agustus 2024 | 18:56 WIB
Warung Pecel Bu Ramelan Jogja.
Warung Pecel Bu Ramelan Jogja.


RADAR JOGJA - Mahasiswa atau mantan mahasiswa yang ngekost di Jogja timur pasti hapal menu ini.

Atau para pekerja dan karyawan yang kadang tak punya banyak waktu untuk memasak.

Warung Pecel Bu Ramelan ini jujukan yang tepat untuk sarapan sekaligus makan siang. Harganya ramah di kantong, apalagi saat tanggal tua.

Ya, pecel Bu Ramelan. Lokasinya di Jalan Laksda Adisucipto No6 A, Ambarukmo, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sejak puluhan tahun lalu, menu dan lokasinya tak berubah.

Lauk termewah cuma ndok atau telor dadar, bakwan, tahu, dan tempe goreng. Tentu saja kerupuk.

Minumnya juga teh dan jeruk, panas atau pake es.

"Sederhana memang. Tapi rasanya uenak dan tentu saja mengenyangkan,"ujar Subhani Al Abror, alumnus UIN Sunan Kalijaga yang kini jadi ASN di Jawa Timur.


Dia mengaku kaget saat diberi kabar, warung langganannya terbakar.

Ingatannya kembali ke masa lalu. Ketika dia kost di sekitar Kompleks Polri Gowok, dan sangat sering sarapan sekaligus makan siang di warung yang juga dikenal sebagai warung seng ini.


Sama seperti pengalaman Radar Jogja. Nah, belum lama Radar Jogja kembali menikmati menu ala Bu Ramelan ini.

Karena tetap tinggal di Jogja, beberapa kali masih mampir sendirian atau dengan keluarga yang termakan juga provokasiku untuk makan bisa di mana saja.

Baca Juga: Budi Daya Talas di Sleman Miliki Keuntungan Besar tapi Jarang Dilirik, Sentuh 30 Persen Dibanding Padi

Rasanya tak berubah. Tempat dan pengaturan tata letak tak ada perubahan berarti.

Dan, tetap murah tur bikin wareg.

Sotonya juga bikin gembrobyoss.

"Yang pasti, harganya sangat terjangkau, "kata Joko, karyawan swasta dari Kalasan saat duduk bersebelahan.


Beberapa kali makan di warung legend ini, ternyata konsumennya makin beragam.

Mas- mas atau abang ojek online tak sedikit yang menggantungkan warung ini sebagai jujukan.

Para mahasiswa tentu saja. Tentu bukan mahasiswa yang kerap ke cafe- cafe.


Konsumen bermobil juga tak kalah banyak. Dari penampilannya juga beragam.

"Minggu lalu saya sekeluarga mampir ke sana. Nunjukin ke anak-anak dan istri, warung langganan waktu kuliah," kata H Muslih Noor, alumnus IAIN Sunan Kalijaga dari Pekalongan.


Ya, warung sederhana ini memang menyimpan banyak cerita. Bu Ramelan sekeluarga banyak "menolong".

Semoga beliau sekeluarga diberikan kesehatan dan warungnya segera buka kembali. (din)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kuliner Jogja #Uang Saku Menipis #legend #menu #mencicipi #Warung Pecel Bu Ramelan #warung langganan #warung #jujukan mahasiswa #solusi