Di antara gemerlapnya tempat makan yang terus bermunculan, ada satu yang menarik perhatian dengan konsep unik dan eksklusifnya, yaitu Tepi Kota.
Letaknya di Bejen, Catur Harjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tempat ini hanya menerima 10 pengunjung per harinya, sehingga dapat memberikan pengalaman bersantap yang sangat intim dan eksklusif.
Tepi Kota merupakan destinasi kuliner yang menyatukan makanan, seni, dan literasi dalam satu tempat.
Tepi Kota diperkenalkan pada tahun 2021 oleh Febri dan Rofida.
Dengan menyajikan beragam menu yang berfokus pada cita rasa autentik Indonesia.
Menu yang disajikan berbeda-beda setiap harinya, semua masakan yang dibuat diambil dari buku resep “Mustika Rasa” warisan Presiden Ir. Soekarno.
Pengunjung juga dapat melihat proses memasaknya secara langsung.
Dibalik konsep yang terkesan eksklusif ini, Tepi Kota ingin memberikan pengalaman kuliner yang sangat personal dan intim kepada para tamu.
Tidak hanya menyajikan kuliner saja, Tepi Kota juga terdapat koleksi buku milik Febri dan Rofida yang bisa kamu baca, mulai dari buku filsafat, novel, buku seni rupa, hingga buku tentang arsitektur.
Dengan membatasi jumlah pengunjung, pemilik dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan memastikan setiap hidangan disajikan dengan kualitas terbaik.
Selain itu, konsep ini juga memungkinkan para tamu untuk lebih menikmati suasana yang tenang dan nyaman, jauh dari hiruk pikuk kota.
Sistem reservasi di Rasa Tepi Kota sangat ketat. Pengunjung harus memesan tempat dua hari sebelumnya untuk mendapatkan kesempatan menikmati hidangan di sini.
Tepi Kota menawarkan berbagai hidangan khas Nusantara dengan cita rasa yang autentik.
Setiap hidangan disiapkan dengan bahan-bahan segar dan berkualitas tinggi.
Bagi kamu yang tertarik untuk mengunjungi Tepi Kota dapat melakukan reservasi melalui Instagram @tepikota_
(Siska Andaniar Nadia Rahma)
Editor : Bahana.