Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bayar Seikhlasnya! Warung Kopi Lali, Destinasi Santai dengan Sistem di Tengah Perkebunan Salak Yogyakarta: Tawarkan Kuliner Ala Rumahan Nusantara

Izzatul Akmal Fikri • Sabtu, 27 Juli 2024 | 02:45 WIB
Tampak depan kedai Kopi Lali.
Tampak depan kedai Kopi Lali.

RADAR JOGJA - Yogyakarta terus memikat para pelancong sebagai destinasi favorit untuk menghabiskan liburan atau cuti kerja.

Saat hari libur tiba, tak heran jika kota ini dipenuhi wisatawan yang antusias menjelajahi berbagai tempat wisata populer seperti Keraton Yogyakarta, Malioboro, hingga Pantai Parangtritis.

Namun, jika Anda ingin menikmati suasana tenang yang jauh dari keramaian Yogyakarta, Kedai Kopi Lali bisa menjadi pilihan yang tepat.

Terletak di Dusun Beneran, Purwobinangun, Pakem, Sleman, kedai kopi ini menawarkan atmosfer yang santai dan nyaman.

Kedai Kopi Lali buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 9.00 hingga 16.00 WIB, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai dan menikmati makanan khas dengan secangkir kopi.

Kedai ini dibangun di tengah perkebunan salak dan berdiri di atas lahan seluas 1.500 meter persegi, dikelilingi oleh pemandangan sawah dan perkebunan yang asri.

Lokasi ini memberikan suasana yang tenang dan damai, cocok bagi wisatawan yang ingin beristirahat dari kesibukan kota.

Bangunan kedai ini, mengusung desain ala rumah joglo khas pedesaan, dengan bahan kayu untuk dinding dan tiangnya, menciptakan kesan yang harmonis dengan lingkungan sekitar yang masih alami.

Halaman depan yang luas dan hijau dipenuhi berbagai tanaman, menambah keindahan dan kesejukan tempat ini.

Suasana di Warung Kopi Lali sangat ramah keluarga, membuatnya menjadi tempat yang nyaman untuk bersantap dan menikmati kopi sambil bercengkrama bersama teman atau keluarga.

Warung Kopi Lali menawarkan berbagai menu makanan ala rumahan Nusantara yang kaya akan bumbu dan rempah, seperti nasi rempah, ayam combrang, gongso werno, oseng lali, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Komunitas Belanda Terlibat Aktif dalam Aktivitas Budaya Lokal pada Acara yang Digelar oleh HIMAVI UGM dan Mahasvin Farm

Salah satu menu yang paling menarik perhatian adalah oseng salak, yang menjadi pilihan istimewa mengingat salak merupakan komoditas unggulan di Sleman.

Keunikan Warung Kopi Lali terletak pada sistem pembayaran mereka yang tidak menetapkan harga tetap untuk setiap menu.

Pengunjung dipersilakan untuk makan sepuasnya dan membayar seikhlasnya.

Cara ini diterapkan dengan menempatkan sebuah kotak besar bertuliskan “Ojo lali bayar disini seikhlasnya” di samping etalase makanan, sehingga pengunjung dapat memasukkan uang sesuai dengan kemampuan dan kepuasan mereka.

Meski pengunjung tidak diwajibkan untuk membayar dengan nominal tertentu, warung ini tetap buka dan selalu ramai sejak 2020 silam.

Dengan suasana yang nyaman, desain khas, serta sistem pembayaran yang unik, Warung Kopi Lali menawarkan pengalaman bersantap yang berbeda dan menyenangkan di Yogyakarta.

Tempat ini bukan hanya sekedar destinasi makan, tetapi juga sebuah tempat untuk menikmati keindahan alam, bersantai, dan berinteraksi dengan keluarga atau teman.

Bagi Anda yang ingin melarikan diri sejenak dari keramaian kota dan menikmati hidangan lezat dalam suasana yang tenang, Warung Kopi Lali adalah pilihan yang patut dicoba.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi kedai ini saat Anda berada di Yogyakarta dan rasakan sendiri keistimewaannya.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Destinasi Favorit #menikmati kopi #Yogyakarta #Nusantara #tempat wisata populer #salak #ramah keluarga #Khas Pedesaan #Kedai Kopi Lali #makanan khas #rumah joglo #cuti kerja #pemandangan sawah #makanan ala rumahan #kedai #jauh dari keramaian #pelancong #hari libur