Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dari Keterbatasan Menjadi Keberdayaan: Inilah Cafe di Jogja yang Mempekerjakan Penyandang Disabilitas

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 24 Juli 2024 | 20:52 WIB
Segenap karyawan Sunyi Coffee.
Segenap karyawan Sunyi Coffee.

RADAR JOGJA - Di tengah hiruk pikuk Yogyakarta yang penuh dengan kreativitas dan inovasi, tumbuh gerakan yang tidak hanya menawarkan kenikmatan kuliner tetapi juga menyentuh hati masyarakat.

Gerakan ini hadir melalui cafe-cafe yang menjadikan inklusivitas sebagai landasan operasional mereka, dengan mempekerjakan penyandang disabilitas.

Dengan hadirnya cafe-cafe ini, penyandang disabilitas yang dulunya sulit mendapatkan pekerjaan karena keterbatasannya, sekarang tak lagi risau akan hal tersebut.

Kehadiran cafe inklusif di Yogyakarta memberikan dampak positif tidak hanya bagi para pekerjanya tetapi juga bagi pelanggan yang datang.

Interaksi langsung dengan para karyawan penyandang disabilitas memperkaya pengalaman pelanggan dan menumbuhkan rasa empati terhadap isu-isu disabilitas.

Selain itu, bagi para pengunjung yang juga merupakan penyandang disabilitas juga dapat berkomunikasi dengan para pekerja cafe dengan bahasa isyarat, tanpa harus menggunakan penerjemah bahasa.

Dengan menikmati kopi atau hidangan-hidangan lain di cafe ini, pelanggan secara tidak langsung turut mendukung gerakan inklusivitas dan pemberdayaan.

Berikut adalah beberapa cafe di Jogja yang mempekerjakan penyandang disabilitas:


1. Sunyi Coffee


Sunyi Coffee adalah coffee shop yang mempekerjakan penyandang disabilitas sebagai karyawannya.

Dari juru parkir, koki, hingga barista, semua posisi dipegang oleh penyandang disabilitas yang diberdayakan oleh Sunyi Coffee.

Coffee shop ini menawarkan area indoor dan outdoor yang estetik dengan suasana yang hening sehingga menenangkan dan menyegarkan pikiran.

Hal yang membuat Sunyi Coffee unik adalah keharusan pengunjung untuk memesan makanan dan minuman menggunakan bahasa isyarat.

Namun, bagi mereka yang belum menguasai bahasa isyarat, tersedia cara mudah untuk memesan, yaitu dengan menunjuk tulisan pada menu serta menunjukkan jumlah dengan jari.

Selain bisa menikmati makanan dan minuman, di cafe ini Anda juga bisa belajar bahasa isyarat.

Teman-teman disabilitas di sini sangat senang mengajarkan bahasa isyarat kepada pengunjung. Mereka rutin mengadakan kelas bahasa isyarat yang terbuka untuk semua orang.

Alamat Lengkap: Jl. Waringinsari II, Ngropoh, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.

Jam Buka: 10.00 -23.00 WIB

2. Cupable Coffee

Cupable Coffee yang mempekerjakan disabilitas.
Cupable Coffee yang mempekerjakan disabilitas.

Cupable Coffee, yang didirikan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM pada tahun 2017, adalah bagian dari usaha untuk memberdayakan penyandang disabilitas.

Pusat Rehabilitasi YAKKUM menyediakan pelatihan dan kesempatan kerja melalui berbagai program, termasuk di Cupable Coffee.

Di Cupable Coffee, Pusat Rehabilitasi YAKKUM mengadakan pelatihan barista tidak hanya untuk penyandang disabilitas, tetapi juga untuk transpuan dan korban pelanggaran HAM.

Pelatihan ini dipandu oleh Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas (CRPD) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: Rekomendasi Oleh-oleh Unik Khas Jogja, Lemper Bu Sri Frozen yang Bisa Dibawa Kemanapun: Panganan Tradisional Jogja dengan Makna Mendalam

Pelatihan tersebut mencakup berbagai keterampilan seperti menjadi barista, mempersiapkan makanan, dan pelayanan pelanggan.

Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berhasil dan mampu bekerja di industri terkait.

Alamat Lengkap: Jl. Kaliurang Km.13,5, Besi, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55581

Jam Buka: Senin - Jumat: 09.00 - 22.00 WIB, Sabtu - Minggu: 13.00 - 22.00 WIB.

Kehadiran cafe-cafe yang mempekerjakan penyandang disabilitas di Yogyakarta menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berdaya dan berkarya.

Dengan memberikan kesempatan kerja dan pelatihan yang memadai, cafe-cafe ini tidak hanya memberdayakan penyandang disabilitas, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk lebih menerima dan menghargai keberagaman.

Melalui secangkir kopi, cafe-cafe ini membawa pesan penting tentang inklusivitas dan keberdayaan. (Hasna Rafidah)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Yogyakarta #Sleman #Cupable Coffee #menu #tulisan #inklusif #ngaglik #Mempekerjakan #Kuliner #pusat rehabilitasi #Kopi #pekerja cafe #Keberdayaan #depok ada ui #Disabilitas #keterbatasan #penyandang disabilitas #sunyi coffee #Yakkum #bahasa isyarat #Kenikmatan Kuliner #Jogja #cafe