Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Renyahnya Keripik Tempe Khas Panjatan, Kebumen, Laris Dipesan untuk Mencukupi Kebutuhan Berbagai Daerah

Muhammad Hafied • Sabtu, 22 Juni 2024 | 10:30 WIB

PRODUKSI : Proses penggorengan keripik tempe khas Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar. Cemilan gurih ini diminati banyak konsumen di berbagai daerah.
PRODUKSI : Proses penggorengan keripik tempe khas Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar. Cemilan gurih ini diminati banyak konsumen di berbagai daerah.

 

KEBUMEN - Bicara kuliner khas Kebumen memang tak ada habisnya. Hampir setiap kecamatan memiliki penganan khas yang begitu lezat dan menggugah selera. Tak terkecuali keripik tempe khas Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar.

Penganan berbahan tempe ini sangat cocok untuk cemilan. Rasa gurih dengan adonan bumbu rempah dapat memanjakan lidah para penikmatnya. Irisan tempe tipis dengan suhu penggorengan yang pas membuat tesktur keripik tempe terasa renyah.

"Bumbu tidak rubah. Kami pertahankan cita rasa supaya pelanggan tidak kabur," kata pemilik usaha tempe keripik Pujiono, Jumat (7/6).

Baca Juga: Saat Pilkada Gunungkidul Jumlah TPS Jadi 1.353, Pemilih saat Pemilu Lalu Digabung

Baca Juga: Prediksi Turki vs Portugal Euro 2024 Grup F Sabtu 22 Juni Kick Off Pukul 23.00 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Pujiono bercerita, ide awal pembuatan keripik tempe karena melihat peluang banyaknya penikmat tempe. Apalagi tempe sudah menjadi bahan konsumsi keseharian masyarakat. Sehingga tak asing di lidah masyarakat secara umum. Dia juga melihat bahwa masyarakat mayoritas suka dengan cemilan.

Tempe, kata Pujiono, adalah bahan baku yang cukup mudah didapat. Selain itu, harga tempe juga ekonomis, sehingga ketika dibuat keripik tempe cukup terjangkau.

"Kebumen ini terkenal dengan tempe mendoan, lalu ada inisiatif buat kuliner bahan tempe. Jadilah keripik tempe," ucapnya.

Dalam menjalankan usaha keripik tempe, Pujiono dibantu lebih dari 10 karyawan. Setiap hari paling tidak dia mampu menghabiskan tiga kuintal bahan baku untuk produksi keripik tempe.

Baca Juga: Warga Girisuko Pakai Air dari Luweng Ngobaran Karena Kemarau Panjang, Wilayah Kekeringan di Gunungkidul Bertambah

Baca Juga: Bagian dari Hari Bhayangkara, Kapolres Magelang Senam Bersama Wujud Perkuat Sinergitas dengan Masyarakat

Adapun hasil produksi tak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tapi juga hingga ke luar daerah. Keripik buatannya dijual melalui gerai meupun secara resmi.

"Hampir menyeluruh di kabupaten di Jawa Tengah. Sehari bisa kirim ribuan bungkus. Kami juga ekspansi sampai Jawa Timur," jelas Pujiono.

Tempat produksi keripik tempe milik Pujiono berada berada persis di pinggir jalan nasional. Tepatnya di Jalur Cilacap-Jogka. Sehingga masyarakat luar daerah bisa dengan mudah membeli keripik tempe buatan Pujiono. Tak hanya itu, masyarakat juga bisa melihat langsung proses produksi keripik tempe.

"Habis digoreng langsung bisa dibungkus. Jadi bisa cicipi pas keripik masih hangat," katanya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#bumbu #kebumen #kuliner khas #Panjatan #keripik tempe #karanganyar