Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ingin Memasak Daging Kurban, Berikut Cara Mengolah Daging Dengan Baik Supaya Tidak Amis

Avelia Priscilla Putri • Senin, 17 Juni 2024 | 17:07 WIB

Ilustrasi daging kurban yang masih segar.
Ilustrasi daging kurban yang masih segar.
RADAR JOGJA – Hari Idul Adha telah tiba. Idul Adha selalu identik dengan pemotongan hewan kurban seperti sapi, kerbau, domba, maupun kambing.

Daging dari hewan-hewan ini dikenal sebagai daging merah yang sangat bergizi.

Selain kandungan protein yang tinggi, daging merah juga kaya akan zat besi, vitamin B12, niasin, vitamin B6, dan seng.

Namun, konsumsi daging merah perlu diperhatikan dengan baik untuk menjaga kesehatan.

Meski bergizi, daging merah juga mengandung kolesterol tinggi, lemak jenuh, dan garam yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

The American Institute for Cancer Research menyarankan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 18 ons daging merah matang setiap minggu.

Batasan ini penting untuk mencegah risiko kesehatan seperti penyakit jantung dan kanker.

Selain memperhatikan jumlah konsumsinya, cara mengolah daging kurban juga sangat penting.

Misalnya, daging kambing dikenal memiliki aroma amis yang khas.

Jika tidak diolah dengan tepat, bau ini bisa membuat masakan kurang lezat.

Oleh karena itu, ada beberapa teknik yang bisa digunakan untuk mengolah daging kurban agar hasilnya lebih baik.

Hindari mencuci daging kambing sebelum dimasak karena bisa membuat aroma prengusnya lebih kuat dan daging menjadi keras.

Masukkan daging langsung ke dalam air rebusan yang sudah diberi bumbu.

Pastikan untuk memasak daging pada suhu yang tepat untuk membunuh bakteri, yakni sekitar 63 derajat Celsius untuk daging sapi, kambing muda, dan domba.

Gunakan talenan dan pisau terpisah untuk daging mentah dan sayuran untuk menghindari kontaminasi silang.

Untuk mengatasi aroma daging yang amis, ada beberapa cara tambahan yang bisa dicoba.

Misalnya, menggunakan air perasan jeruk nipis untuk membalur daging dan membiarkannya selama sekitar 30 menit sebelum dimasak.

Cara lainnya adalah dengan membungkus daging kambing dalam daun pepaya dan meremasnya selama sekitar 60 menit.

Daun pepaya tidak hanya menghilangkan bau prengus, tetapi juga membuat daging lebih empuk.

Dengan mengikuti tips ini, daging kurban bisa diolah dengan lebih baik dan lezat untuk dinikmati bersama keluarga.

 

Editor : Bahana.
#kurban #tidak amis #daging #daging kambing