Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Roti Kembang Waru! Salah Satu Makanan Khas Jogja yang Memiliki Perpaduan Cita Rasa dan Filosofi Mendalam

Avelia Priscilla Putri • Jumat, 10 Mei 2024 | 04:05 WIB
Roti Kembang Waru yang ternyata memiliki filosofi dibalik bentukny.
Roti Kembang Waru yang ternyata memiliki filosofi dibalik bentukny.

RADAR JOGJA - Roti Kembang Waru, jajanan tradisional khas Kotagede, menyimpan sejarah dan filosofi menarik dari era Mataram Islam.

Bentuknya yang unik, bulat dengan delapan sisi, melambangkan delapan laku utama seorang pemimpin.

Konon, roti ini terinspirasi dari bunga waru yang mudah didapat di sekitar Kotagede pada masa itu.

Dilansir dari Jogja Prov, Dahulu, sebelum Pasar Legi Kotagede ramai seperti sekarang, kawasan ini dihiasi pepohonan rindang, termasuk pohon gayam dan beringin.

Di antara pohon-pohon tersebut, terselip pohon waru yang menawan dengan bunganya berwarna cokelat kemerahan.

Bungalah yang menjadi inspirasi terciptanya Roti Kembang Waru.

Membuat Roti Kembang Waru membutuhkan cetakan besi khusus, menghasilkan roti dengan bentuk dan ukuran yang seragam.

Delapan sisinya sarat makna, melambangkan delapan laku utama seorang pemimpin, yaitu Tanah, Air, Angin, Api, Matahari, Bulan, Bintang, dan Langit.

Pemimpin yang mampu menerapkan delapan laku ini diharapkan menjadi pemimpin berwibawa yang mampu mengayomi rakyatnya.

Lebih dari sekadar jajanan pasar, namun Roti Kembang Waru adalah salah satu perwujudan nilai-nilai luhur dan harapan masyarakat terhadap pemimpinnya.

 

Menikmati roti ini bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi salah satu bukti kekayaan budaya Yogyakarta.

 

Editor : Bahana.
#kuliner Jogja #makanan #Yogyakarta #Roti Kembang Waru #makanan khas jogja #Jogja