Meskipun dapat menimbulkan bau yang tidak sedap, namun kenyataannya mengolah jengkol tak semudah yang dibayangkan.
Adakalanya jengkol yang telah dimasak menimbulkan bau yang cukup menyengat. Guna meminimalisir bau tak sedap tersebut, yuk simak cara mengolah jengkol berikut ini.
1. Pilih Jengkol Tua dan Berkualitas
Jengkol tua memiliki tekstur yang lebih empuk dan kadar asam jengkolat yang lebih rendah, sehingga baunya tidak terlalu menyengat.
Pilihlah jengkol yang berwarna cokelat kehitaman, kulitnya tipis, dan teksturnya padat. Hindari jengkol yang berwarna hijau atau memiliki bintik-bintik hitam.
2. Kupas Jengkol dengan Benar Kulit jengkol merupakan sumber utama bau yang tidak sedap.
Kupaslah jengkol dengan hati-hati dan bersihkan kulit arinya secara menyeluruh. Anda dapat menggunakan pisau atau alat khusus untuk mengupas jengkol.
3. Rendam Jengkol
Beberapa bahan alami dapat membantu menghilangkan bau jengkol, seperti air garam, air kopi, air kapur sirih, dan cuka.
Rendam jengkol dalam salah satu bahan tersebut selama minimal 30 menit, atau lebih lama untuk hasil yang lebih maksimal.
4. Jangan Memasak Terlalu Lama
Supaya tekstur jengkol empuk, sebaiknya jangan memasak jengkol terlalu lama. Usahakan memasak jengkol sekitar 30 menit saja.
Pasalnya, jika terlalu lama dimasak, aroma jengkol akan tercium dan terasa pahit.
5. Gunakan Bumbu yang Kuat
Bumbu yang kuat dapat membantu menyamarkan bau jengkol dan memberikan rasa yang lezat.
Gunakan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah-rempah lainnya saat memasak jengkol.
Dengan mengikuti 5 trik jitu di atas, Anda dapat menikmati jengkol yang lezat dan bebas bau. Selamat mencoba!
Editor : Bahana.